Motor Kawasaki Z800 setelah 3 tahun

Posted on Updated on

z800-ab27-c-sentul
Sudah memasuki masa tiga tahun sejak pertama kali ban Z800 menggelinding dari showroom Kawasaki di Fatmawati Jak-Sel. Jarak tempuh yang sudah dilahap lebih dari 14000 km. Lebih banyak pemakaian dalam kota pas weekend riding sendirian atau bersama teman di komunitas. Beberapa kali riding luar kota seperti ke puncak, Pelabuhan Ratu dan Tanjung Lesung.
Motor boleh dibilang lumayan fun untuk riding dalam kota atau juga turing. Tendangan torsi cukup kuat mulai dari 3000 rpm, torsi puncak 83 Nm @8000 rpm. Walaupun harus dibayar dengan manuver kurang gesit karena bobotnya. Z800 paling terberat dibandingkan Suzuki GSR750 dengan berat penuh 210 kg atau sekitar 19 kg lebih ringan.
Setelah penggunaan selama ini belum ada masalah berarti dari bagian engine maupun elektronik. Hanya timbul beberapa titik karat kecil pada area tanki dan subframe karena cat terkelupas. Ada juga teman komunitas yang dapat problem pada kipas pendingin radiator. Mungkin itu lebih karena mengumpulnya lumpur kering setelah turing luar kota. Jadi perlunya check menyeluruh setelah jalan jauh terutama cuaca sedang ngak bersahabat tersiram hujan di jalan.
Servis berkala dilakukan sesuai yang ditentukan dengan memakai oli fully synthetic 10W40 seperti Motorex Power Synt 4T, Panolin atau Shell Advance Ultra 4T. Fully Synthetic mengandung Polyalphaolefin (PAO) lebih stabil pada temperatur tinggi, ngak mudah bercampur dengan air (demulsibility) juga degradasi akibat proses oxidasi. Engine mendapat sistem perlindungan sangat prima. Semi-synthetic atau oli mineral biasa juga tidak masalah untuk menjadi pilihan asalkan tidak terlewati interval penggantian olinya.
Grip ban standardnya Dunlop Sportmax D214 sudah lebih dari cukup untuk manuver di jalan kering. Tentu harus selalu ekstra hati-hati pas aspal sedang basah. Setelah itu ban saya ganti dengan Metzeler Sportec M7RR yang memberikan grip lebih kokoh.
Brake pad standard Z800 dari bahan organik juga memberikan performa pengereman mantap, tidak ada kecenderungan kurang daya gigit (brake fade) karena hard braking di jalan raya. Tapi kalau untuk trackday pengereman akan lebih tajam dan jarak deselerasi lebih pendek dengan mengganti brake pad tipe sintered.
Sintered terbuat dari partikel metalik melalui proses fusi memakai tekanan dan panas tinggi. Hasilnya brake pad yang tahan terhadap gesekan (friction) dan kondisi temperatur kerja pada level ekstrim. Spektrum pemakaian lebih lebar dari brake pad organik biasa. Hanya kekurangan pada feel ketika brake lever ditekan, reaksi gigitan ke disc lebih kasar dibandingkan organik lebih smooth. Meskipun sintered brake pad lebih tahan lama dan daya gigit lebih pakem tapi efek negatifnya terhadap masa kerja disc atau rotor yaitu akan termakan lebih cepat. Sintered juga lebih berisik, memang ada plus minus nya. Tapi begitu beralih ke pemakaian hard braking dari kecepatan tinggi waktu trackday atau race, daya cengkram sintered brake pad lebih unggul siknifikan dari brake pad organik biasa.
ABS system tetap saya biarkan terpasang meskipun ada beberapa teman di komunitas men deaktivasi dengan maksud untuk mendapat daya pengereman caliper secara total. Tapi demi keamanan dan kenyamanan di jalan raya saat aspal basah, sistim ABS sebaiknya tetap bekerja.

ebc-sintered-brake-pads

Sintered brake pads merk EBC

Untuk menambah safety dipasang steering damper merk Hyperpro. Mencegah stang goyang tidak terkontrol atau biasa disebut dengan “tank slapper”. Itu terjadi karena ban depan hilang traksi terangkat dari aspal sejenak kemudian kembali jatuh dan mengkoreksi akibat perbedaan line dengan ban belakang. Proses koreksi itu menimbulkan momentum secara berlebihan. Dimungkinkan muncul pada situasi tertentu dalam kecepatan tinggi. Jadi ngak begitu diharuskan juga pasang steering damper kalau riding di jalan raya dimana sebagian besar berada pada kecepatan rendah-sedang.

z800-hyperpro-ab27

Steering Damper

Temperatur engine belum pernah sampai pada level kritis, paling tinggi kalau pas kena macet di siang hari antara 103-105 C. Radiator coolant memakai merk Engine Ice hi-performance coolant mampu bekerja dengan baik. Memang dialami juga oleh teman dimana temperatur motornya pas kena macet mencapai lebih dari 107 C. Kalau itu terjadi segera aja cari tempat untuk berhenti kemudian di check.
Kopling masih bekerja optimal sejak pemakaian awal. Belum ada indikasi terjadi slip ketika lepas kopling untuk jalan dari posisi stop atau pada waktu upshift ke gir 3 atau 4 ke atas. Motor dipakai juga untuk trackday. Berbeda dengan Kawasaki Ninja 650 juga sebelumnya pernah saya pakai mengalami slip kopling akibat daya tekanan per kopling cukup cepat melemah. Katanya per kopling cepat lemah memang sering terjadi pada Ninja 650/ER6. Solusinya ganti dengan per tipe heavy duty aftermarket dengan memiliki ukuran tensi lebih kuat dari standard.
Aki standard lead acid merk Yuasa mencapai di penghujung masa baktinya hampir 2 tahun. Kemudian saya ganti dengan tipe lithium-ion yang lebih ringan cukup siknifikan.
Demikian ulasan singkat pemakaian long term Kawasaki Z800 mungkin akan berlainan dengan review pemilik Z800 lainnya. Wassalam dan salam sejahtera.
Iklan

14 thoughts on “Motor Kawasaki Z800 setelah 3 tahun

    abaydmz said:
    Oktober 31, 2016 pukul 1:43 pm

    keren om, masih cakep motornya

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Oktober 31, 2016 pukul 1:57 pm

      Trims Pak.
      Lagi kepikiran mau ke motor bongkok lagi, tapi masih sayang jga.

      Disukai oleh 1 orang

        abaydmz said:
        Oktober 31, 2016 pukul 5:18 pm

        Tambah satu lagi om. Hehehe simpel kan solusinya 🙂

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        Oktober 31, 2016 pukul 5:44 pm

        Wah klau dolariyah bin dirhamiyah nya ada sih mantap ya 😀

        Suka

    Renhan said:
    November 2, 2016 pukul 9:10 am

    Om mo tanya kalo pas belok putar arah posisi jalan agak turun, otomatis harus ngerem depan dikit tp kemudian timbul getar sampai di stang dan rem depan itu gejala apa? Kondisi komstir sepeetinya udah oblaak dikit, ato mgkin ada tersangka lain? Btw keren motornya tp knpa dulu g milih Gsr750 om? Trimakasih sebelumnya

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      November 2, 2016 pukul 9:51 am

      Mungkin dari komstir nya Pak. Bisa test dg cara di rem depan terus motor di dorong maju dan mundur. Kalau ada suara berarti komstir. Cek jga bagian lainnya yg berhubungan dg fork.

      Suzuki GSR750 ramping dan lebih enteng 19 kg dalam kondisi sama-sama standard.. Penampilan sporty dan elegant.

      Pertimbangan pilih Z800 kapasitas engine 806 cc lebih besar sekitar 57 cc. Torsi di rpm bawah ke tengah sedikit lebih nendang dari GSR750 750 cc. Penampilan cukup macho dan sangar menurut sy 😀

      Suka

        Renhan said:
        November 3, 2016 pukul 8:01 am

        Ok om siip, saya cek nanti

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        November 3, 2016 pukul 8:27 am

        Ok sip2

        Suka

    rearslid said:
    November 24, 2016 pukul 5:38 am

    Cakep motornya, tiap servis ke fatmawati jarang bareng motor2 diatas 250cc.apa mungkin karena status motor2 tsb yang super weekend bike, jadi kilometer nya belum nyampe2 buat servis. Hehe…
    Selalu penasaran dgn riding experience z800, kalau ada unitnya di dealer… maks cuma dudukin doang :),skrg sdh ada tulisanny..

    Nice share

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      November 24, 2016 pukul 9:35 am

      Terimakasih Pak. Kalau jadwal servis sama aja. Mana yg lebih dulu tercapai, kilometernya atau masa waktunya.

      Suka servis di Kawasaki Fatmawati?

      Suka

        rearslid said:
        November 25, 2016 pukul 4:20 pm

        Iya pak, paling dekat dengan rumah di ciganjur ya cuma di Fatmawati saja. Kapan2 bisa lah kita kopdar.. hehe. Pernah sih servis di Ma***ng tapi kurang nyaman tempat dan lokasi nya

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        November 25, 2016 pukul 5:13 pm

        O ok siyap Pak.

        Suka

    Nicola said:
    Juni 18, 2017 pukul 11:51 am

    bro, berapa biaya service z800 ? apakah harga dan kualitasnya berbeda kalau service diluar Kawasaki resmi (contoh servis di one3)

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Juni 19, 2017 pukul 10:31 am

      Tergantung pake oli mesinnya merk apa Bro. Z800 perlu 4 liter. Hrg filter oli sekitar 90 ribu an. Ongkos jasa 130rb an. Kalau servis di One3 BSD jjga ok.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s