Motor oranye KTM RC16 motogp

Posted on Updated on

ktm-rc16-a27
Suksesnya Brad Binder merebut titel juara musim balap moto3 2016 menjadi pembuktian bahwa motor-motor KTM gak aja digdaya di balapan motocross tapi juga di Grand Prix road racing. Setelah direncanakan ikut kembali balapan motogp full time tahun 2017 dan telah menjalani cukup banyak test, waktunya untuk muncul di depan publik Austria pada gelaran seri motogp di sirkuit Red Bull Ring.
Timing yang pas apalagi pabrik KTM di Mattighofen berjarak sekitar beberapa jam dari venue motogp Red Bull Ring juga bernama A1 Ring.
KTM sebenarnya bukan pendatang baru di motogp, tahun 2004 bersama tim Robert-Proton telah mencoba berkompetisi menggunakan motor GP1 V4 engine 990 cc dengan chassis buatan in-house. Power output puncak bukan menjadi isue masalah waktu itu karena sudah menyemburkan lebih dari 240 hp di ban belakang pada putaran engine 16800 rpm. Horsepower maksimum Honda RC211V juga pada kisaran itu. Tapi sayangnya hasil yang diraih KTM kurang seperti diharapkan kemudian diputuskan untuk berhenti dari balapan. Menurut Wolfgang Felber pimpinan road-racing KTM, waktu itu terlalu cepat untuk terjun di balapan motoGP.
Kehadiran kembali sekarang dengan nama KTM RC16 tetap menggunakan V4 engine seperti motor pendahulunya hanya perbedaan di sudut V 90 derajat. Dengan konfigurasi V 90 derajat vibrasi engine yang muncul akibat primary force jadi lebih halus karena sudah balance secara natural, tidak perlu menggunakan counter balance shaft. Engine motor KTM GP1 sebelumnya bersudut V 75 derajat.
Power lebih besar 270 hp di crankshaft atau sekitar 245 hp di ban belakang misalkan terjadi power loss reduksi sekitar 8-10%. Tapi biasanya tim tidak terus-terang memperlihatkan hasil test on dyno drum sebenarnya. Mekanisme klep intake-exhaust sudah menggunakan pneumatic valves untuk operasi di rpm tinggi. Pneumatic valves menutup klep menggunakan udara bertekanan tinggi 2900 psi.
Efisiensi Volumetrik (VE) secara teori dengan power 270 hp di crankshaft pada putaran 16000 rpm adalah 117.2 %.
Chief Engine Designer KTM Kurtt Trieb dimana juga mendesign original V4 engine 990 cc tahun 2004-2005 menjelaskan ke Fast Bikes magazine bahwa engine sepenuhnya baru, “start from the scratch” untuk menghindari kesalahan dilakukan sebelumnya. Walau bagaimanapun supaya lebih yakin tetap perlu melihat dari design engine versi lama. Menurutnya banyak keuntungan performa dan mekanikal dari konfigurasi V4. Dengan itu pilihan tetap pada V4 engine telah menjadi karaktersitik KTM motogp. Tinggal bagaimana mencari sudut V nya, makin lebar sudut di aplikasi menghindarkan pemakaian balancer shaft. Balancer shaft akan sedikit mencuri power output karena tambahan friksi.
Menurut Kurt Trieb tidak beralasan untuk menciptakan engine revving sampai 20000 rpm. Mengingat ukuran klep terlalu kecil akan tidak menghasilkan keuntungan pada putaran tingkat stratosfir itu. Katanya ada natural max engine speed yang tepat untuk ukuran bore seperti ini yaitu dikisaran 16500-18000 rpm. Engine KTM RC16 pada putaran di range itu, tapi menurutnya sebagai tambahan harus ditentukan juga karakteristik power nya. Contoh sirkuit Jerez memiliki slow corner dimana engine rev turun sampai 5000 rpm. Jadi kalau maximum power engine tercapai di 17500 rpm maka perlu rentang power yang lebar untuk memenuhi semua layout sirkuit motogp. Engine KTM 990 cc motogp tahun 2005 baru mulai bekerja di atas 8000 rpm. Jadi itu jelas suatu problem dimana harus di jauhkan katanya.
Penjelasan dari Kurt lagi bahwa Ducati engine adalah paling powerful sedangkan Yamaha lebih rendah tapi Yamaha memenangkan race. Itu adalah kompromi yang harus dicapai dan menjadi cepat di setiap track, mencetak lap time paling bagus di sirkuit manapun dan memberi good feeling ke ridernya.
Dari penjelasan tuner KTM motogp kita bisa simpulkan Bro, bagaimana menciptakan power output mampu secara efektif pada setiap layout sirkuit. Karena masing-masing sirkuit mempunyai radius tikungan yang berlainan juga lintasan lurusnya. Jadi bukan asal cari power terkuat pada putaran ekstrim, sebaliknya di rpm rendah torsi jadi lemot kurang ada tendangan atau daya dorong.
Engine yang punya potensi bagus menurut engine builder dimana punya kemampuan memproduksi torsi dalam waktu cepat pada rpm tertentu. Mereka menyebutnya “transient torque”. Engine mampu mendorong/akselerasi pada rentang rpm seperti telah ditentukan. Semakin besar transient torque semakin cepat motor akselerasi. Untuk melewati slow dan medium corner secara cepat dibutuhkan transient torque efektif pada range rpm tidak terlalu tinggi.
Transmisi sudah memanfaatkan seamless shift gearbox (SSG) akan memberi peningkatan performa dari gearbox konvensional. Efisiensi upshift memungkinkan akselerasi lebih cepat juga downshift deselerasi akan lebih smooth dan solid dibarengi sedikit dapat meredam engine brake. Rider akan lebih mudah menjaga motor tetap di line seperti di inginkan ketika masuk tikungan dari kecepatan tinggi.
Frame trellis baja warna orange menjadi trademark KTM. Alasan ini lebih pada pengalaman yang sudah terbentuk dibuktikan dengan KTM moto3 menjadi juara musim 2016 dan runner up tahun 2015. Jadi tersedia nya pengetahuan frame trellis pada faktor daya tahan, kekuatan torsional dan rigidity untuk di aplikasikan. Selain juga menambah aksentuasi dari penampilan motor dibalut warna orange.
Motogp grid mayoritas dikuasai oleh fork dan rear shock merk ternama Ohlins, sebagian kecil tim aja memakai Showa. KTM  RC16 memasangkan fork & rear shock buatan WP dimana juga dimiliki sahamnya oleh KTM. Moto3 KTM RC250 Brad Binder telah sukses menyabet titel juara dunia 2016 memakai suspensi WP demikian juga motor-motor KTM berhasil merajai sirkuit motocross. Performa suspensi WP terbukti bisa diandalkan.
Masuknya KTM RC16 dengan V4 engine menambah pemain seperti Honda, Ducati, Aprilia yang sudah lebih dulu memilih konfigurasi V4. Disisakan Yamaha dan Suzuki mempercayakan tugas menyalurkan power ke aspal bersumber dari engine inline four. Kita tunggu aja Bro raungan V4 engine nya di musim balap motogp 2017. Demikian wassalam dan salam sejahtera.
Engine : V4 90 degree Twin-Cam. Max power : 270 bhp at the crank. Valve system : Pneumatic. Transmission : Seamless shift gearbox (SSG).  Engine Management : Magneti Marelli. Suspension : Fork & rear shock by WP. Wheels : Marchesini forged. Fairings : Wethje carbon. Exhaust system : Akrapovic titanium. Whellbase : 1400 mm. Weight : 157 kg.  
Source : Fast Bikes magazine, Performance Bikes magazine etc.

 

Iklan

6 thoughts on “Motor oranye KTM RC16 motogp

    are wege said:
    Oktober 29, 2016 pukul 8:39 pm

    Marc MARQUEZ cocok nih pindah ke ktm atw suzuki dah

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Oktober 29, 2016 pukul 9:16 pm

      Wah bisa geger jaya dunia persilatan hehe

      Suka

        are wege said:
        Oktober 29, 2016 pukul 9:27 pm

        Wkwkwk gak mungkin sih ya pak ???, Hehehe butuh hall yg bisa meyakinkan..

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        Oktober 30, 2016 pukul 8:58 am

        Mungkin hal nya dri faktor dolariyah bin dirhamiyah, tpi harus lebih dri yg ditawarin Honda Pak hehe. Tapi skrng ini kaya nya belum. Marquez masih jdi golden boy nya Honda.

        Th 2004 Rossi pindah dari Honda ke Yamaha krena pengen dapet tantangan baru.Padahal motor RC211V yg dia bawa 2x jurdun kenceng dan balance sedikit diatas motor lain.

        Suka

    ira satryana said:
    Desember 1, 2016 pukul 8:52 pm

    Motor yg simple, menarik utk d ikuti performnya thn dpn bersm pol espargaro 😁

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Desember 1, 2016 pukul 9:45 pm

      Biar makin banyak merk di grid motogp. Siapa tau sanggup bersaing dg motor factory non concession

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s