Pilih motor 250cc 4-silinder, 250cc 2-silinder atau 650cc 2-silinder?

Posted on Updated on

Kawasaki ZXR250 Inline Four 1995

1995 Kawasaki ZXR250 4 cylinder

Seperti yang kita sudah baca beritanya all-new Honda CBR250RR tahun 2017 akan segera meluncur di Indonesia. Tentu menggembirakan hati para penggemar motor di kelas lightweight sportbike 250cc 2 cylinder. Tampilan body sporty futuristik sangat mengesankan yang melihat, dimungkinkan akan memancar aura untuk dibeli.
Kemudian ditambah akan bangkit kembali motor 250cc 4 silinder generasi terbaru yaitu Kawasaki Ninja 250 rencana rilis tahun 2017. Berita di 7Leopold7. Dengan engine inline 4 silinder seperti di era akhir tahun 80 dan pertengahan 90 an, motor high revving menembus lebih 18000 rpm!, tentu menggoda untuk dikendarai.
Motor-motor anyar tersebut menambah ragam kelas 250cc dua silinder dan empat silinder. Menjadi ajang unjuk kekuatan ” Horsepower war “, siapa yang jadi pemenang dan menguasai jalan raya. Ninja 250 4 silinder dan all-new CBR250RR sama-sama bertampang keren dan menjanjikan power output maksimum.
Mesin new Ninja 250cc 4 silinder kalau memang seperti pendahulunya yaitu Ninja ZXR250 tahun 1995 menyemburkan power maks 40 – 45 hp @15000 rpm (at the crank). Tidak kalah juga all-new Honda CBR250RR 2 cylinder yang katanya mengeluarkan 45 hp, mungkin sama juga diukur at the crankshaft. Tapi saya masih ragu kalau all-new CBR250RR 45 hp karena mencapai angka itu memerlukan parts mesin kelas wahid dengan spek parameter engine yang lebih tinggi. Angka 3 hp di atas power puncak Yamaha YZF-R25 akan lebih realistis dan dengan powerband yang muncul di putaran atas.
Engine 250cc 4 silinder high revving mencapai peak power di putaran lebih tinggi dari 250cc 2 silinder. Dengan itu dorongan torsi dari putaran bawah ke tengah sedikit lemah dibandingkan engine 2 silinder. Memang tidak bisa didapatkan keduanya kecuali memakai sistim variable valve timing (VVT) yang dapat memajukan (advance) dan memperlambat (retards) bukaan klep mengikuti putaran engine. Tapi kalau ternyata nanti all-new CBR250RR mengejar volumetrik efisiensi tercapai diputaran tinggi, maka tendangan torsi dari rpm rendah-tengah akan sama juga jadi kurang galak. Mengorbankan performa putaran bawah-tengah untuk optimalkan max power output di putaran atas yang artinya topspeed lebih digdaya.
Urusan harga sepertinya new Ninja 250cc 4 silinder akan dipasang label lebih mahal dari new CBR250RR. Jadi mana yang lebih disukai engine 2 silinder atau 4 silinder yang kata sebagian orang lebih merdu suaranya. Padahal menurut saya suara masing-masing engine memiliki ciri khas sendiri, mulai dari 1, 2, 3, 4 silinder dan seterusnya. Jadi tidak perlu dibanding-bandingkan seperti sebagian orang itu.
Saya sekedar ingatkan aja bahwa harga seken motor 650cc 2 silinder sudah cukup murah, yaitu Kawasaki Ninja 650 dan ER6 naked. Meskipun dengan model tampilan lama tapi displacement engine yang besar akan memberikan sensasi dan adrenalin tinggi dibandingkan mesin yang lebih kecil. Karena ada term atau istilah ” no replacement for displacement “. Engine dengan ukuran CC besar akan lebih bertenaga untuk akselerasi dari keadaan diam atau roll-on dan mencapai angka topspeed lebih tinggi dalam waktu singkat.
Torsi puncak Kawasaki ZXR250 4 silinder tahun 1995 sebesar 24,5 Nm dan tercapai pada putaran tinggi 11000 rpm. Kemungkinan powerband all-new Ninja 250 4 silinder akan mirip dengan saudara tuanya. Asumsikan torsi max all-new CBR250RR sekitar 23 Nm di 10000 rpm. Kedua torsi motor 250cc anyar tersebut masih sangat jauh dari torsi max Ninja 650 dan ER6 yaitu 64 Nm dan tercapai di putaran yang rendah 7000 rpmBisa kita bayangkan tendangan torsi 650cc 2 silinder itu yang kuat dan mantap. Cocok untuk berkendara di jalan raya yang padat traffic dan banyak stop n go. Tersedianya torsi besar di putaran bawah tidak akan menemui masalah akselerasi selagi turing ke puncak. Motor tanpa ragu-ragu sanggup meluncur cepat di tanjakan tiap kali gaz dibuka.
Untuk topspeed seperti yang dijelaskan di forum luar negeri dari rider yang memiliki motor-motor 250cc 4 silinder bahwa angka kecepatan di kisaran 180-190 km/jam. All-new CBR250RR dengan 2 silinder akan juga berada di angka itu atau sedikit lebih pelan, mengingat redline rpm yang tidak setinggi 4 silinder. Topspeed ER6 sekitar 210 km/jam dan Ninja 650 fairing 215 km/jam. Peak power 71 hp (at the crank) tercapai di putaran yang lebih rendah 8500 rpm dan redline di 11000 rpm. Akselerasi dari 0 ke 100 km/jam ditempuh dalam 3,8 – 4 detik, cukup cepat!. Dan yang terpenting motor sanggup mencapai topspeed dalam waktu yang lebih cepat atau singkat. Ninja 650 & ER6 naked tetap terlihat lebih unggul di segala lini. Engine lebih besar dan torsi yang lebih radikal tentunya akan fun ketika gaz di buka ber-akselerasi.
Berkendara di jalan raya faktor akselerasi cepat dari putaran bawah ke tengah lebih bermanfaat dan menyenangkan dari pada mengejar topspeed revving jauh sampai menyentuh rpm maksimum yang jelas sangat beresiko. Sangat tidak disarankan tes topspeed di jalan raya, “ride safely Bro”.
Tapi motor seken 650cc ada kekurangan nya, parts yang bisa jadi sudah harus diganti seperti kampas rem (brake pads), kampas kopling dan per, aki, air filter, ban dll. Selain untuk beli unit motor, terpaksa disiapkan juga dana ekstra untuk mengganti komponen-komponen itu. Bobot motor lebih berat sekitar 36 kg untuk rider dengan berat badan kelas bulu akan tidak cocok. Juga ongkos pajak per tahun lebih mahal dan faktor minum bbm di atas motor 250cc. Kelengkapan minus fitur elektronik seperti drive-by-wire, power/riding mode. 
Beli baru gress CBR250RR terbebas dari biaya-biaya ekstra motor seken, ter cover garansi dan sudah dilengkapi fitur elekronik. Bobot motor yang ringan membuat manuver lebih lincah pas deselerasi dan ditekuk menikung.
All-new Honda CBR250RR, Kawasaki Ninja 250 4 silinder dan Kawasaki Ninja 650-ER6 semuanya menarik dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Seperti biasa kembali kepada pilihan dan kesukaan calon pengendaranya. Demikian wassalam dan salam sejahtera.
Iklan

6 thoughts on “Pilih motor 250cc 4-silinder, 250cc 2-silinder atau 650cc 2-silinder?

    abaydmz said:
    Juli 21, 2016 pukul 6:08 pm

    Berani jg om ninja 250 4silinder. Kena ongkos produksi brp ya? Jd harga jualnya jg brp? Utk kelas 600 cc 4silinder saja ongkos produksi sudah mendekati kelas 1000cc

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Juli 21, 2016 pukul 7:17 pm

      Mantap Pak…menurut artikel di 7Leopold7 harga di 90 jt an.

      Mungkin spek material gradenya gak seperti supersport 600cc 4 silinder yg biasanya udh fully adjustable USD fork dan rear shock, magnesium engine cover dll.

      Disukai oleh 1 orang

        abaydmz said:
        Juli 21, 2016 pukul 8:50 pm

        Hmm bisa jadi tp bakalan pengurangan high rpm ya om. Mentok kisaran 14-16rb rpman kali yah. Limitnya

        Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Juli 21, 2016 pukul 9:49 pm

      Bisa jga revving dikurangi misalkan redline jadi 16 ribu rpm dari 19000 rpm. Dibarengi dg penurunan peak power misalkan peak power tercapai di rpm lebih rendah 14000 rpm supaya engine lebih awet. Dulu menurut advertisement pabrik peak power mencapai 45 hp at the crank di putaran 15000 rpm. Tapi seperti biasanya angka real hp lebih rendah setelah di dyno.

      Faktor lainnya penurunan putaran engine untuk lebih rideable. Torsi putaran bawah ke tengahnya gak terlalu lemot seperti halnya motor balap high revving.

      Ninja ZX-6R 600 cc supersport yg high revving, torsi low ke mid rpm nya kurang ada tendangan. Engine baru mulai mendorong di 8000 rpm. Jdi bisa kita perkirakan engine 250 cc 4 silinder yg high revving akan jga lemot di putaran low ke mid. Dg itu memang perlu merubah karakter powerband engine di putaran yg lebih rendah supaya nyaman jalan di kota yg sering ketemu stop n go.

      Suka

    Renhan said:
    Juli 23, 2016 pukul 12:44 pm

    Di kelas 250cc memang kawasaki sepertinya ingin mati-matian mempertahankan dominasi marketnya, tp bagus jg buat konsumen jd banyak pilihan, milih aja sih beli mah kagak hehehe..

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Juli 23, 2016 pukul 8:44 pm

      Mudah2an beli Pak.

      Kalau yg Ninja 4 silinder kemungkinan di atas harga New CBR250RR. Maka itu Honda gak boleh beda terlalu mahal dari Ninja 250 FI supaya bisa bersaing. Secara fitur dan spek Honda lebih tinggi.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s