Ducati 916 dan 996 – 998 meneruskan tradisi ke digdayaan motor Italia di balap WSBK era 90

Posted on Updated on

Ducati 916 1994

1994 Ducati 916 (History of Fast Bike)

Jajaran motor sport yang diproduksi oleh Ducati, seri 916 mempunyai pengaruh paling besar yaitu terletak pada faktor design dan performa. Mendapat apresiasi dan rasa kagum dari publik saat kemunculannya pertama kali pada pameran motor Bologna Italia tahun 1994. Selanjutnya dengan mudah dinobatkan sebagai “Bike of the Year” oleh majalah-majalah motor luar negeri.
Keistimewaan motor Ducati 916 tidak aja untuk dikendarai di jalan raya tapi juga melesat di lintasan sirkuit. Tahun 1994-1995 Carl Fogarty merebut titel juara musim WSBK secara berturut-turut kemudian di sambung oleh pembalap Troy Corser pada tahun 1996 dan gelar kembali lagi ke tangan Fogarty tahun 1998. Carl Fogarty adalah pembalap paling sukses membawa Ducati 916 dengan memborong tiga musim.
Motor eksotis ini adalah pengembangan dari motor Ducati 851 dan 888 sebelumnya yang juga sukses meraih titel juara WSBK pada era permulaan partisipasi tahun 90 an. Memakai engine L-twin double camshaft, empat klep per cylinder, berpendingin air (water cooled). Designer Maestro kelas dunia Massimo Tamburini melukis motor dengan garis lekukan begitu luarbiasa. Sudut tajam dibagian hidung memegang dua pasang headlight berkesan agresif. Bentuk elegant dengan warna sangat merah di tanki bensin, fairing dan bagian belakang motor memperkuat karakter. Tidak diragukan kelas terpancarkan oleh 916 ini yaitu style dan performa tinggi dan bisa dibilang jarang dipunyai oleh motor lain.

Ducati 916SPS B

1997 Ducati 916 SP Special 996 cc owned by Andrew Garret (Performance Bikes) 

Basis engine dari Ducati 888 di bored-out menjadi 916cc. Sistim fuel injection merk Weber telah disempurnakan dari sebelumnya juga radiator berbentuk cekung dengan volume air semakin banyak dan kisi-kisi lebih luas. Pernafasan engine ditingkatkan dengan memakai airbox ukuran lebih besar dan disalurkan melalui air intake duct terletak di depan fairing. Kombinasi dari sistim exhaust dengan tabung knalpot dibawah bagian buritan (tailpiece), engine memproduksi power output 114 hp pada putaran 9000 rpm (at the crankshaft). Cukup bertenaga untuk ukuran superbike premium jaman itu.
Ducati engine empat klep per cylinder sudah lama terkenal torquey dan punya kharisma dan engine 916 ini termasuk terbaik. Dorongan torsi tangguh mulai putaran tengah untuk akselerasi cepat keluar corner dari 5000 rpm. Revving ke rpm tinggi mampu membuat top speed motor menyentuh 257 km/jam.
Frame tradisional trellis khas Ducati dari pipa baja digabungkan dengan aluminium subframe supaya lebih kaku digunakan sebagai engine mount kedua pada bagian belakang engine. Berlainan dengan Ducati 888 yang memakai engine mount hanya pada bagian depan. Single-sided aluminium swingarm menambah faktor kecanggihan teknologi yang menaikan value penampilan. Geometry steering head bisa diatur ditambah steering damper untuk meredam terjadinya getaran (chatter) dan menahan kalau ada guncangan.
Dengan trellis frame yang ringan dan cukup kaku, handling motor sangat mantap dikombinasikan dengan kehebatan qualitas suspensi. Meskipun Ducati 916 bukan superbike paling tergesit dan tercepat di stir, motor akan memberikan rasa percaya diri ke rider yang dihasilkan dari stabilitas dan rasa netral di tikungan.
Bersamaan dengan versi 916 Strada tahun 1994 diluncurkan juga 916 Sport Production (SP) menggunakan parts yang sama dengan Strada. Mulai dari frame, front forks, brake calipers, velq, fairings dan juga sistim pendingin engine.
Menjadi pembeda adalah part dari carbon fiber, single seat dengan cat warna putih untuk memasang nomor, rear shock merk Ohlins dan full-floating disc brake. Tapi tidak berhenti disitu saja cylinder head berasal dari 916 racing dan sudah melalui proses porting. Connecting-rod titanium tipe H-beam merk Pankl dan bandul crankshaft yang sudah diringankan (lightened). Size klep intake dan exhaust lebih besar yaitu dari 33mm/29mm menjadi 34mm/30mm.  Jelas 916 SP dari pabrik disiapkan sudah ready to race out of the box. Power output 126 hp, lebih kuat 12 hp dari model Strada 114 hp.
Kembali ke lintasan sirkuit disini letak motor bersinar, kedigdayaan Ducati 916 dibawa oleh Carl Fogarty dan Troy Corser memberi inspirasi kuat terhadap penggemar motor balap salah satunya adalah Andrew Garret dari UK. Motor 916 SP Special tahun 1997 dibelinya untuk mewujudkan keinginan menaiki motor yang mirip dengan Fogarty saat balapan WSBK. Motor sudah dalam kondisi ready to race karena owner sebelumnya juga penggila motor Ducati 916 Carl Fogarty.
Ducati 916 SPS A
Motor 916 SP Special milik Andrew Garret dari UK di rebuilt oleh JHP Racing. Power output sekitar 150 hp (at the back wheel)
Motor di bangun kembali oleh tuner John Hackett dari JHP Racing dan sudah mewarisi parts performa tinggi yang ada di motor oleh pemilik sebelumnya. 

Duct 916 SPS

Forged piston merk Omega, titanium con-rod buatan Pankl (Performance Bikes)

Engine : Camshaft Ducati Corse high lift. Titanium con-rod merk Pankl. Billet crankshaft sudah di balance. Race piston merk Omega. Flywheel sudah di kurangi beratnya. Cylinder head telah di porting dan gas-flowed, memiliki oversize diameter 37 mm klep intake 31 mm klep exhaust. Power mencapai 150 hp di ban belakang.
Ducati 996

1999 Ducati 996 (Performance Bikes)

Dalam proses masa produksinya kapasitas engine Ducati 916 mengalami upgrade dua kali yaitu motor 916 SPA Corsa 955cc dan 916 SP Special 996cc. Ducati 916 Sport Production America (SPA) 955cc adalah yang paling sedikit diproduksi oleh Ducati. Ada 50 unit ditujukan memenuhi Homologasi mengikuti balapan AMA superbike Amerika. 916 SP Special dirilis untuk mengikuti homologasi WSBK dengan kapasitas  996cc.
Engine crankcase 916cc dinaikan menjadi 955cc pada awalnya menemui masalah yaitu terjadi keretakan dan fractures saat dipakai balapan. Kemudian diganti dengan engine crankcase rancangan baru lebih kokoh dengan jarak baut cyllinder head lebih lebar. Cylinder head dan bore juga menyesuaikan dengan jarak baut cylinder head tersebut. Bore di oversize menjadi 98mm dan stroke tidak berubah tetap 66mm engine displacement menjadi 996cc. Cylinder head memiliki ukuran ruang bakar (combustion chamber) dan klep intake/exhaust di perbesar. Rasio kompresi statik piston naik sedikit menjadi 11.5:1 dari sebelumnya di 11:1. Power output 916 SP Special mencapai 120 hp pada putaran 10500 rpm (at the rear wheel), lebih berdaya dari power output 916 standard. Top speed 916 SP Special 996cc sanggup menyentuh 273 km/jam.
Tahun 1999 Ducati merilis 996 Biposto 996cc yang tetap mengenakan model fairing berasal dari Dynasty 916. Kemudian di ikuti oleh 996 sudah dilengkapi Ohlins rear shock, Showa fork dilapisi tin dan velq eksotis merk Marchessini. Supply bbm memakai Weber 50 mm dan Marelli twin-injector berasal dari 916 SP Special, komponen tersebut meningkatkan dorongan nyali engine pada putaran tengah. Maksimum daya kuda mencapai 112 hp di ban belakang dan torsi puncak 83,4 Nm (63ft-lb).
Tidak lama Ducati 998 Biposto 998cc diluncurkan untuk merespon tantangan Honda dengan motor VTR1000R RC51 SP2 dan Aprilia RSV Mille. Pertama kalinya engine testastretta dipasangkan dan menyemburkan horsepower lebih bertenaga lagi bersamaan sanggup revving lebih tinggi. Chassis 998 sama dengan 996 trellis frame kemudian juga diperkuat oleh fully adjustable Showa fork dan Ohlins rear shock. Hanya reputasi 996 dan 998 sering terlewati oleh para kolektor dimana lebih banyak menaruh perhatian pada 916. Munculnya Ducati 999 pada tahun 2003 mengakhiri produksi motor 998 mewarisi keindahan bentuk dan jiwa 916.
Dynasty 916 yang diciptakan melalui tangan Massimo Tamburini telah sukses menjajah di tiap seri balapan WSBK dengan banyak kemenangan titel juara dunia dan mampu mengesankan para penggemar roda dua. Demikian Bro sekalian wassalam dan salam sejahtera.
Ducati 916 Strada specification :
 Engine Four stroke, 90°“L”twin cylinder, DOHC, desmodromic 4 valve per cylinder. Capacity 916cc. Bore x Stroke 94 x 66 mm. Static compression Ratio 11.0:1. Carburation  Weber electronic indirect injection. Lubrication Wet sump. Transmission 6 Speed. Frame Steel, Trellis frame. Front Suspension 43 mm adjustable Showa inverted fork. Rear Suspension adjustable monoshock. Front Brakes 2x 320mm discs 4 piston calipers. Rear Brakes Single 220 disc 2 piston caliper. Front Tyre 120/70 ZR17. Rear Tyre 190/50 ZR17. Wheelbase 1410 mm / 56.6 in. Seat Height 790 mm / 31.1 in. Wet Weight 204 kg / 449.8 lbs. Fuel Capacity 17 Litres / 4.4 gal. 
Source book & magazines : History of Fast Bikes, Performance Bikes, Sport Riders.
Website :www.odd-bike.com

Iklan

9 thoughts on “Ducati 916 dan 996 – 998 meneruskan tradisi ke digdayaan motor Italia di balap WSBK era 90

    Supono Wahyudi said:
    Mei 21, 2016 pukul 5:23 pm

    Wah Ducati 916
    Massimo Tamburini, jossssss

    Suka

    Renhan said:
    Mei 24, 2016 pukul 2:10 pm

    Desain lampu depannya unforgetable

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Mei 24, 2016 pukul 4:52 pm

      Design nya Mr Tamburini memang top Pak

      Suka

        Renhan said:
        Mei 24, 2016 pukul 7:08 pm

        Betul, layak jd “a beautiful bastard”

        Suka

    are wege said:
    Juni 26, 2016 pukul 5:07 am

    Nice info…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s