Tawaran Ducati menggoyahkan Lorenzo?

Posted on Updated on

Lorenzo 250 2007

2007 Jorge Lorenzo Aprilia GP250

Dengan meneken kontrak untuk musim balap 2017-2018 Rossi mungkin akan meng-akhiri karir nya di balap motor Grand Prix yang ditekuni hampir 20 tahun dengan tetap duduk di jok Yamaha YZR-M1. Atau mungkin coba men-delay pensiunnya menambah minimal dua tahun lagi di balapan superbike untuk menyabet titel WSBK. Dengan itu pencapaian prestasi balap nya menjadi lebih komplit mulai dari motogp, GP500, WSBK, GP250 dan GP125. Mungkin aja tapi gak juga akan mudah seperti membalik telapak tangan.

Usia yang makin bertambah menjadi halangan untuk “push to the limit”, tidak seperti saat dulu di awal dan akhir tahun 2000-2010 di kelas premier. Menjadi yang tercepat di lini depan bukan saja dibutuhkan motor yang balance, skill balap yang prima di level atas tapi juga stamina, refleks dan nyali. Dengan bertambahnya usia refleks akan tidak se efektif atau se-akurat sebelumnya dan tepat dengan perhitungan determinasi yang diambil saat itu. Demikian pula nyali menekan motor di tikungan secepat-cepatnya yang selalu beresiko. Balapan WSBK juga sama tensinya seperti motogp, pembalap dengan skill tinggi dan berani akan selalu didepan.
Bagi penonton dan fans biasanya mengesampingkan adanya perasaan takut atau kekuatiran pembalap mengalami crash yang bisa mengakhiri karier mereka seketika. Sebagai manusia pembalap dihadapi juga dengan rasa takut. Hanya dibedakan seberapa besar rasa takutnya dengan cara mengendalikannya. Pembalap yang sudah banyak jam terbang seperti Rossi pasti akan memilih keselamatan dari pada menekan motor melesat sampai diujung batas. Sebaliknya pembalap muda yang haus kemenangan dan prestasi berupaya menekan rasa kekuatiran nya dialihkan untuk menekan motor lebih cepat lagi.
Cukup menarik berita dari Lorenzo yang belum memutuskan mengambil kontrak dengan Yamaha. Ada perkiraan bahwa tawaran dari Ducati mungkin akan menggoyahkan kesetiaan Lorenzo terhadap tim Yamaha. Tawaran sejumlah uang yang pastinya lebih banyak untuk mengisi pundi-pundi Jorge di Bank.
Seberapa kuatkah tawaran itu yang mungkin merubahnya? 
Menurut David Emmet bisa mencapai 16-17juta Euro! per musim balap. Lebih dari yang diterima Rossi di Ducati sebelumnya.
Apakah Ducati sebagai manufaktur motor dengan skala tidak sebesar Honda dan Yamaha sanggup membayar Lorenzo sebesar itu?
Untuk itu bisa aja karena Ducati telah dimiliki oleh pabrik mobil Audi, yang juga sahamnya dimiliki oleh VW kalau gak salah. Maka sumber uang bisa diadakan untuk membayar Jorge. Bagi Ducati akan menjadi keuntungan dari pertimbangan image dan kesempatan menjadi juara dunia yang lebih besar lagi. Itu akan membangun pengaruh siknifikan terhadap penjualan jajaran motor-motor Ducati di seluruh dunia.
Kemudian bagaimana dengan kans Lorenzo menjadi juara musim dengan Ducati?
Sepertinya kurang pas kalau Rossi dijadikan sebagai acuan yang saat itu mengalami masa suram dengan Ducati, musim balap yang tidak bersinar terang. Rossi mendapat problem bersinergi dengan karakter motor yang tidak sejalan dengan karakter balap nya. Hanya beberapa kali podium 2 dan 3 yang sanggup diraih pada musim balap 2011 dan 2012. Tapi itu Ducati tempo dulu, sekarang terlihat sudah berbeda sejak ditangani oleh Mr. Gigi Dall’Igna. Ada perubahan yang dilakukan terhadap tim yang selanjutnya membawa motor ber evolusi menjadi motor yang unggul di grid motogp. Dengan suksesnya pembalap Ducati terutama Iannone meraih podium dan menjadi rival pembalap factory Honda dan Yamaha di lini depan, mempertunjukkan performa motor Ducati yang tidak boleh dilihat dengan sebelah mata. Ada banyak potensi disitu yang mungkin menjadi point positif yang dipertimbangkan Lorenzo. Ducati menempel dekat dengan motor factory Yamaha dan Honda di tiap tikungan di artikan chassis motor mencapai level kestabilan optimum, mampu melesat masuk dan melewati tikungan dengan cepat ditopang oleh power delivery engine yang smooth tapi bertenaga ketika akselerasi exit corner.
Tentunya perpindahan Lorenzo misalkan jadi terlaksana ke Ducati tidak menjamin nya langsung dengan mudah menjadi juara dunia. Semakin kuatnya daya saing para rival di musim balap kedepan adalah tantangan yang dihadapi Jorge. Apalagi dengan motor Desmosedici yang mayoritas memiliki perbedaan karakter. Dengan motor Yamaha M1 yang sudah di fahami nya luar dalam selama ini akan terasa lebih mudah dan nyaman bertarung di sirkuit sampai ke limit. Karena faktor kenyamanan rider mengendarai motor balapnya melesat dengan kenceng adalah sangat penting terhadap prestasi.
Sementara ini sejak balapan Qatar, Jorge dan M1 masih yang terbaik kecuali saat itu Iannone tidak crash yang bisa aja dia dan Ducati keluar sebagai juara satu. Di Argentina nanti semua pembalap akan menghadapi situasi yang berbeda karena belum pernah melakukan test dengan ban Michelins maupun unified ECU. Kita akan lihat siapakah yang akan berjaya dan unggul disana. Termas De Rio Hondo adalah sirkuit berkarakter cepat dengan tikungan lebar fast-flowing memakai gir 3 dan 4. Akan lebih banyak motor bertumpu pada bagian pinggir (edge) ban dalam kecepatan tinggi. Dan ada beberapa tikungan kecepatan rendah. 
Semua kembali ke Lorenzo apakah “Lure of the Lire” dari Ducati dapat menggodanya berpindah dari Yamaha yang selama ini telah sukses membawanya tiga kali juara musim motogp dengan catatan tersendiri di musim 2015. Besarnya fulus tidak selalu bisa membeli sebuah kemenangan, meskipun untuk menang perlu jumlah doku yang tidak sedikit. Demikian wassalam dan salam sejahtera.
Iklan

2 thoughts on “Tawaran Ducati menggoyahkan Lorenzo?

    wong deso said:
    April 2, 2016 pukul 9:58 pm

    kalo lihat karakter lorenzo sangat ga cocok dgn ducati, yg cocok malah marquez….
    lorenzo dan pedrosa punya cara riding yg mirip…
    kalo rossi sebenarnya lebih cocok di honda…
    yg cocok dgn yamaha justru pedrosa dan lorenzo, mereka melibas tikungan sangat “smooth”…

    Suka

    ArenaSepedaMotor responded:
    April 2, 2016 pukul 10:13 pm

    bener pak…jl dan pedrosa memang halus cara balap nya.

    Jl kalau targetnya serius ambil juara lagi di 2017, dia gak akan pilih utk pindah ke ducati

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s