Ninja masih terkuat di race seri 2 WSBK Thailand 2016

Posted on Updated on

WSBK Thailand Race 2 Crashnet

Race seri ke dua Thailand masih mempertontonkan ke digdayaan Ninja Zx-10R yang kali ini giliran Tom Sykes naik podium satu dan dua (crash.net)

Setelah seri pembukaan WSBK musim balap 2016 di sirkuit Phillip Island yang dikuasai oleh Jonathan Rea dengan double victory, seri kedua diselenggarakan di sirkuit Buriam Thailand. Giliran Sykes yang secara konsisten meraih posisi juara dua di race pertama dan posisi kesatu di race dua. Jonathan Rea yang pada tahun lalu di Buriam memperoleh double victory, kemarin terlihat kerepotan dalam upayanya menekan Sykes.

Dari race satu Tom Sykes konsisten dan solid berada di lini terdepan dan dengan cepat melesat sambil berusaha defensif menjaga racing line nya supaya tidak ada celah bagi Rea untuk overtake. Michael Van De Mark sebagai pemegang superpole Buriam dengan CBR1000RR SP menempel dibelakang kedua Ninja, berupaya untuk tidak tertinggal. VD Mark mengalami start yang kurang halus, dimana motornya terlihat meloncat (jumping) mungkin karena terlalu cepat melepas kopling yang mengakibatkan mesin sedikit stall. VD Mark merosot beberapa posisi tapi kemudian kembali menempati urutan ketiga dibelakang kedua Ninja. Jonathan Rea yang selalu menekan Sykes untuk mencari celah overtake akhirnya bisa tercapai di lap 15 pada tikungan teakhir yang memang tricky. Race pertama kedua Ninja menciptakan gap dengan VD Mark cukup jauh yaitu 9.6 detik dan Davies di urutan ke empat dengan jarak 17,1 detik.
Race kedua Tom Sykes tetap kokoh dan minus kesalahan sambil menjaga defensif racing line nya. Berusaha terus menahan gempuran Rea yang ingin meraih double victory lagi di Buriam, seperti yang dia lakukan di tahun sebelumnya. Rea berhasil overtake Sykes di lap 12 tapi kemudian di lap 13 membuat kesalahan terlalu overspeed dan harus melebar ke sisi luar tikungan. Di lap akhir menjadi puncak gelaran race kedua dengan memperlihatkan fight yang seru dimana beberapa kali Jonathan Rea overtake Sykes tapi kemudian di ambil kembali. Determinasi Sykes benar-benar luarbiasa saat itu untuk tetap tidak melakukan error. Rea mencoba menyusul dengan melakukan pengereman yang lebih dalam atau brake late, tapi konsekwensi harus melebar ke sisi luar tikungan yang tentu membuka pintu untuk Sykes menyusul kembali.
Pada kondisi motor sama-sama cepat dan grip ban yang sudah menipis, peluang untuk menyusul adalah dengan menunggu lawan sampai melakukan kesalahan membuka gap untuk di overtake atau mencoba brake late sedikit lebih dalam dari titik pengereman (brake marker) lawan ketika memasuki tikungan yang pasti ada resiko. Tiap tikungan terutama di area pertengahan (mid-corner) memiliki titik speed terendah. Apabila pembalap overspeed di area ini dan ban sudah kekurangan daya cengkram maka kemungkinan crash lebih tinggi. Pembalap biasanya akan melebar ke sisi luar sambil menegakkan posisi motor dimana lawan akan dengan mudah menyusul karena speed dan sudut kemiringan motor yang lebih ideal juga line yang terbuka didepannya. Walhasil race kedua di Buriam bukan milik Jonathan Rea, memupuskan peluang meraih double victory.
Chaz Davies yang merasa 1199R Panigale di Buriam kekurangan topspeed tahun lalu, pada race kedua berhasil berada diantara Ninja, meskipun tidak memberi tekanan kuat. Davies merasa senang karena sebelumnya tidak berharap dapat podium di seri kedua ini. Michael Van De Mark finish di urutan empat dengan jarak yang lebih dekat dari race pertama yaitu 5.199 detik. Honda tetap mampu melesat cepat diantara Ninja dan Panigale.

WSBK Thailand seri 2 2016

Mesin Panigale 1199R yang sangat oversquare, big bore dan stroke ultra pendek sepertinya sudah mencapai topspeed yang diinginkan Chaz Davies di lintasan lurus Buriam 305 km/jam.

Untuk pembalap Factory Yamaha Silvain Guintoli juga pencapaian yang lumayan di tahun pertamanya dengan YZF-R1M. Guintoli terlihat lebih konsisten dan solid dibandingkan teammate Alex Lowes. Topspeed yang juga cukup kenceng 303 km/jam di lintasan lurus, berbeda sangat tipis dengan Honda VD Mark yaitu 304 km/jam.
Jordi Tores yang meraih urutan lima di klasemen musim balap 2015, masih belum menemukan rithme balap yang optimal dengan BMW S1000RR. Finish di urutan ke 8 dibawah teammate nya Markus Reiterberger. Pada waktu memakai motor juara WSBK 3 kali yaitu Aprilia RSV4R F Tores sering masuk di urutan lima besar dan beberapa kali podium.

WSBK supersport seri 2 Thailand crashnet

MV Agusta F3 675 inline 3 cylinder 155hp @15300 rpm (at the back wheel) akan memberi tekanan terhadap Ninja ZX-6R dan CBR600RR mesin 4 cylinder (crash.net)

WSBK Jacobsen roadracingworld

Honda CBR600RR juara 9 kali World Supersport dengan pembalap Patrick Jacobsen (roadracingworld)

Balapan supersport kali ini MV Agusta F3 675 yang dibawa oleh Cluzel meraih podium satu. Cluzel memegang superpole pada saat start disusul oleh Patrick Jacobsen dengan CBR600RR di tikungan pertama. Mengambil keuntungan melesat di depan Jacobsen konsisten menjaga race pace nya dengan cara defensif juga. Dengan CBR600RR mampu manuver dengan baik di tiap tikungan Buriam yang berkarakter cepat. Honda CBR600RR adalah yang terbanyak memenangkan supersport dengan 9 kali titel. Tahun 2014 Honda keluar sebagai juara musim dengan pembalap VD Mark. Tapi MV Agusta F3 675 belakangan memiliki daya saing yang siknikfikan, dimana pada tahun 2014 Cluzel beberapa kali menekan juara supersport 4 kali Keenan Sofuoglu dengan Ninja ZX-6R.
Cluzel berhasil menyusul Jacobsen dan menjaga race pacenya untuk tetap didepan, menghindari supaya tidak mengalami kesalahan lagi seperti di Phillip Island sampai harus keluar lintasan. Jacobsen yang sepertinya mulai kehabisan grip ban, di manfaatkan overtake oleh Sofuoglu. Jacobsen fight balik mengambil posisi, tapi kemudian memilih untuk maintain di posisi ketiga ketika Sofuoglu overtake kembali. Sofuoglu yang mengalami crash akibat lowside di Phillip Island menjaga posisi tetap kedua sampai garis finish.

World Superbike Race 1

1. Jonathan Rea GBR Kawasaki Racing ZX-10R 20 laps
2. Tom Sykes GBR Kawasaki Racing ZX-10R +0.222s
3. Michael van der Mark NED Honda Racing CBR1000RR +9.623s
4. Chaz Davies GBR Aruba.it Racing Ducati 1199R +17.167s
5. Markus Reiterberger GER Althea BMW S1000RR +18.894s
6. Alex Lowes GBR PATA Crescent Yamaha R1 +20.754s
7. Sylvain Guintoli FRA PATA Crescent Yamaha R1 +24.221s
8. Jordi Torres ESP Althea BMW S1000RR +31.064s
9. Alex de Angelis RSM IodaRacing Aprilia RSV4 +34.348s
10. Lorenzo Savadori ITA IodaRacing Aprilia RSV4 +34.479s
11. Leon Camier GBR MV Agusta RC F4 RR +37.013s
12. Roman Ramos ESP GO Eleven Kawasaki ZX-10R +41.113s
13. Matteo Baiocco ITA VFT Ducati 1199R +44.369s
14. Xavi Fores ESP Barni Ducati 1199R +45.053s
15. Josh Brookes AUS Milwaukee BMW S1000RR +51.939s

Race 2

1. Tom Sykes GBR Kawasaki Racing ZX-10R 20 laps
2. Jonathan Rea GBR Kawasaki Racing ZX-10R +0.190s
3. Chaz Davies GBR Aruba.it Racing Ducati 1199R +0.314s
4. Michael van der Mark NED Honda Racing CBR1000RR +5.199s
5. Nicky Hayden USA Honda Racing CBR1000RR +10.643s
6. Sylvain Guintoli FRA PATA Crescent Yamaha R1 +13.068s
7. Markus Reiterberger GER Althea BMW S1000RR +14.481s
8. Jordi Torres ESP Althea BMW S1000RR +14.504s
9. Lorenzo Savadori ITA IodaRacing Aprilia RSV4 +21.694s
10. Davide Giugliano ITA Aruba.it Racing Ducati 1199R +23.794s
11. Leon Camier GBR MV Agusta RC F4 RR +27.205s
12. Roman Ramos ESP GO Eleven Kawasaki ZX-10R +32.309s
13. Matteo Baiocco ITA VFT Ducati 1199R +36.672s
14. Alex de Angelis RSM IodaRacing Aprilia RSV4 +38.761s
15. Karel Abraham CZE Milwaukee BMW S1000RR +39.789s

World Supersport

1. Jules Cluzel FRA MV Agusta RC F3 675 18 laps
2. Kenan Sofuoglu TUR Kawasaki Puccetti Racing ZX-6R +0.812s
3. PJ Jacobsen USA Honda Racing CBR600RR +0.956s
4. Randy Krummenacher SUI Kawasaki Puccetti Racing ZX-6R +1.237s
5. Kyle Smith GBR CIA Landlords Insurance Honda CBR600RR +3.644s
6. Alex Baldolini ITA ATK#25 MV Agusta F3 675 +8.846s
7. Zulfahmi Khairuddin MAL Orelac Kawasaki ZX-6R +11.457s
8. Lorenzo Zanetti FRA MV Agusta RC F3 675 +11.692s
9. Gino Rea GBR GRT MV Agusta F3 675 +11.720s
10. Ondrej Jezek CZE GOEleven Kawasaki ZX-6R +20.695s
11. Decha Kraisart THA Yamaha Thailand YZF R6 +22.087s
12. Kevin Wahr GER Lorini Honda CBR600RR +25.583s
13. Glenn Scott AUS Lorini Honda CBR600RR +26.243s
14. Luke Stapleford GBR CIA Landlords Insurance Honda CBR600RR +27.193s
15. Aiden Wagner AUS GRT MV Agusta F3 675 +31.393s

Iklan

6 thoughts on “Ninja masih terkuat di race seri 2 WSBK Thailand 2016

    abaydmz said:
    Maret 14, 2016 pukul 6:49 pm

    Gila om, mesin aki-aki cbr1000 masih kompetitif jg yah

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Maret 14, 2016 pukul 8:29 pm

      CBR1000RR SP tetap masih ada kesaktiannya…mantap

      Disukai oleh 1 orang

        abaydmz said:
        Maret 14, 2016 pukul 9:53 pm

        Ada efek placibo dari masukan nicky hayden ex pembalap motogp kali om

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s