Bulan: Maret 2016

Header & knalpot mempengaruhi performa mesin

Posted on Updated on

Engine Ferrari 047 1988 gurneyflapcom

Ferrari 047 Formula one engine V10 Twin-Cam 80 degree 3000cc, power output max 754,2 hp @17000 rpm. Kecepatan exhaust gaz keluar knalpot di putaran ekstrim dapat terpenuhi dengan ukuran header yang raksasa, tapi size sebesar itu tidak efisien di putaran rendah. Untuk meraih top end power, F1 engine V10 memakai design header 5-1  (gurneyflap)

Bro pembaca pasti sudah faham mengenai exhaust system engine mobil dan motor kita miliki. Bahwa optimal nya power dan torsi ditentukan juga oleh andil sistim knalpot itu. Sebenarnya knalpot standard pabrik sudah cukup baik mengeluarkan gas pembakaran dari knalpot berdasarkan putaran engine dimana digunakan sebagian besar di jalan raya dan sesuai mengikuti ukuran parameter masih standard atau stock. Pabrik mendesign sistim knalpot supaya memenuhi beberapa kriteria, yaitu menekan kadar emisi dan juga suara kebisingan tidak melewati batas regulasi yang berlaku tapi mampu menciptakan torsi dan HP ypada level lumayan meskipun belum maksimum. Hal tersebut baik tapi mungkin bagi kita kalau ingin performa lebih dari engine standard tentunya masih ada kekurangan.
Baca entri selengkapnya »

Williams-Canon FW15C juara Formula 1 musim balap 1993

Posted on Updated on

F1 Williams FW15C 1993 A

Alain Prost Williams-Canon Renault FW15C. Velg OZ magnesium forged

Penggemar balap F1 Indonesia yang rajin menonton live di TV era 1990 an pasti akan ingat musim balap tahun 1992, yaitu fenomena kalau boleh dibilang seperti itu. Muncul nya mobil yang menguasai hampir di tiap sirkuit dan jadi juara seri sebanyak 9 kali. Mobil tangguh berjaya itu adalah tim Williams-Canon dikendarai oleh Nigel Mansel pembalap asal Britania Raya. Pada tahun sebelumnya 1991 pun Mansel menjadi runner-up dibawah pembalap legendaris asal Brazil Aryton Senna. 

Baca entri selengkapnya »

Profil camshaft menentukan powerband mesin

Posted on Updated on

Mercedes Ilmor F1 V10 motorsport

Mercedes-Ilmor Formula one engine V10 cylinder 3000cc. Power output 800hp @17000 rpm. Camshaft duration intake 250 degree – exhaust 253, LSA 116.75. Size pipa header utama (primary pipe) yang sangat masif dan pendek menyambung ke pipa kolektor konfigurasi 5-1.

Kali ini membahas fungsi profil camshaft secara ringan sekedar untuk meramaikan aja artikel engine mobil atau motor yang sudah sangat banyak dibahas oleh blogger Indonesia.
Baca entri selengkapnya »

Horsepower Ducati di lintasan lurus Losail seri 1 motogp 2016

Posted on Updated on

Iannone Losail 2016

Seri pertama motogp di Qatar musim 2016 menobatkan Lorenzo jadi pemenang diikuti oleh Dovi dan Marquez. Dari balapan itu bisa dilihat Lorenzo merasa percaya diri dan determinasi untuk berusaha tidak melakukan error tiap kali melesat melewati tikungan fast flowing Losail. Dan pastinya juga mempertontonkan ke digdayaan horsepower kedua motor Ducati di lintasan lurus Losail yang memiliki panjang 1.068 km.
Baca entri selengkapnya »

Camshaft, Kompresi dinamik dan cylinder pressure

Posted on Updated on

Engine Yamaha OX11A V10

Yamaha Formula 1 engine V10 3.0 liter power output 700 hp +. Camshaft dengan banyak overlap, high lift valve dan duration untuk menghasilkan cylinder pressure maksimum di rpm sangat tinggi. Mesin idle di 4000 rpm keatas, dibawah putaran itu tidak akan stabil karena banyaknya overlap. 

Seperti sudah kita fahami bahwa camshaft menentukan bagaimana karakter engine beroperasi. Profil camshaft menentukan kapan powerband race engine muncul apakah di rpm pertengahan atau di putaran atas atau untuk engine low-rev yang torquey mulai mendorong dari rpm bawah.
Baca entri selengkapnya »

Desmosedici GP16 Iannone paling kenceng di FP2 dan FP3 Qatar musim 2016

Posted on Updated on

Redding Qatar test 2016

Scott Redding tercepat ketiga FP2 Qatar. Enjin Desmosedici benar-benar garang menendang di lintasan lurus, lebih digdaya di rpm atas.

Free practise satu menjelang digelar balapan motogp musim 2016 di Qatar, duo Yamaha berada di posisi satu dan dua. Lorenzo mencetak 1 menit 55,440 detik dan Rossi 0.267 detik dibelakangnya pada 1 menit 55,707. Dari awal Lorenzo memiliki start yang bagus dengan the best lap time dan mungkin the best pace juga. Melakukan pengerjaan pada seting elektronik untuk peningkatan di beberapa area motor juga seting lainnya. Dan memang menurut Jorge unified software memberikan situasi yang tricky.

Baca entri selengkapnya »

Maksimum HP dan torsi pada langkah tenaga (power stroke) dan waktu pengapian (ignition timing)

Posted on Updated on

Honda B16A Turbocharged

Honda B16A 1595cc Turbocharged power output 356 hp (at the crankshaft) 14.1 psi boost. Power naik dua kali lipat dari standard normal aspirated 170 hp @7800 rpm (HCI magazine)

Efisiensi ledakan pada saat proses langkah tenaga (power stroke) ditentukan oleh kapan cylinder pressure di dalam ruang bakar (combustion chamber) memuncak.
Faktor terpenting dalam rencana menciptakan power adalah kita harus membangun cylinder pressure sebesar mungkin di titik yang tepat pada derajat putaran crankshaft. Mesin performa tinggi di rancang untuk memberikan pressure sebanyak mungkin ke piston pada waktu yang tepat. 

Baca entri selengkapnya »