Lorenzo tercepat Rossi kedua test resmi Sepang motogp 2016

Posted on Updated on

Jorge sepang test 2016 Feb 1 crashnet

Ban Michelin lebih memenuhi style balapnya Lorenzo (crashnet)

Test resmi motogp di Sepang 1 Februari 2016 menjadikan Lorenzo di peringkat satu dengan lap time 2 menit 0.684 detik. Ada gap waktu 1.033 detik dengan Rossi di posisi kedua dengan wktu 2 menit 1.717 detik. Lorenzo yang katanya baru sempat tidur 2 jam sanggup melesat tercepat. Motor Yamaha M1 sudah memakai ECU standard Magneti Marelli AGO 340, unified software dan ban slicks Michelin. Lap time Lorenzo tersebut sudah mencapai lap time balap musim 2015 dengan ban Bridgestone dan factory ECU.
Menurut Lorenzo rider lainnya terlihat masih jauh belum mencapai potensi balapnya, karena lap time yang defisit hampir 2 detik dari track record. Elektronik yang standard secara teori tidak akan membawa pada level seperti elektronik sebelumnya. Juga ban Michelin yang memiliki perbedaan karakter mempengaruhi cara balap atau riding style Lorenzo. Cara memiringkan motor dengan sudut atau lean angle yang berbeda, juga harus melakukan pengereman sedikit lebih awal dari titik pengereman (brake marker) dengan motor 2015 lalu.
Lorenzo merasa senang dengan pencapaian test pertama ini, karena pada saat start sebenarnya tidak dalam kondisi yang mudah. Kesempatan seperti itu tidak selalu ada, dimana mampu melesat cepat mengalahkan waktu lap pembalap top level lainnya dengan margin yang cukup lebar. Lorenzo tidak menekan motor terlalu kuat, tapi bisa meraih hasil lap time paling atas dengan cukup mudah. Karakter ban Michelin akan memberi kemudahan kedepannya menurut Jorge.
Lorenzo setuju dengan gaya balapnya yang secara natural smooth itu akan lebih cocok dengan karakter ban Michelin dibandingkan pembalap lainnya.
Menurut Jorge lagi, bahwa pembalap tercepat pasti tetap akan menjadi yang tercepat. Lambat atau segera Marquez, Pedrosa, Rossi dan dia sendiri akan mencapai pada titik itu. Untuk sementara ini terlihat sepertinya dia dan Pedrosa yang paling cocok gaya balapnya terhadap karakter ban Michelin. Pembalap yang mengerem lebih jauh (brake late) dan hard braking lebih mendapatkan problem. Tapi setelah test hari pertama dimungkinkan pembalap dengan style balap seperti itu akan beradaptasi. Rossi dan Marquez memiliki gaya balap brake late dan hard braking.

Rossi sepang test Feb 2016

Peralihan ban ke Michelin dan elektronik standard akan ada perubahan racing line dan corner entry, juga lean angle yang lebih tegak (upright) menurut Rossi (crashnet)

Rossi disediakan 3 motor yang berbeda, yaitu satu motor Yamaha M1 2015 yang digunakan beberapa lap untuk melemaskan otot dan membiasakan lagi refleks di lintasan sirkuit. Kemudian dua Motor Yamaha M1 2016, satu dengan spek yang mendekati motor 2015 dan satu lagi motor yang speknya berubah cukup banyak atau radikal.
Rossi merasa terkesan terhadap progres penyempurnaan elektronik yang dilakukan oleh engineer Yamaha. Peningkatan cukup siknifikan dari level kondisi pada saat test di Valencia pasca musim balap tahun 2015. Motor sudah cukup baik untuk dikendarai dan memang menurut Rossi tingkatan performa elektronik tidak bisa mencapai seperti elektronik sebelumnya. Rossi memberikan analogi seperti komputer Mac dan komputer dengan spek 10 tahun lebih tua. Gak mungkin mencapai level Mac dengan komputer teknologi kuno. Faktor engine brake dan akselerasi sudah dapat di tingkatkan atau disempurnakan, walaupun faktor yang lainnya masih sedikit kurang bagus. Dengan beberapa kekurangan itu Rossi tetap suka.
Berkenaan dengan dua spek motor YZR M1 2016, Rossi masih belum bisa memutuskan yang mana akan cocok. Karena musti harus melakukan beberapa set up dan test untuk menemukan yang paling ideal dan balannce.
Rossi juga senang dengan pencapaian Michelin yang telah meng upgrade ban depan, dimana sebelumnya menjadi permasalahan menerpa tiap rider motogp. Saat test sebelumnya grip ban depan yang kurang daya cengkram dan minimnya ban depan memberikan sinyal atau feedback ke pembalap apabila grip mulai mencapai di ujung batasnya. Banyak pembalap mengalami crash low side akibat hilangnya daya cengkram ban depan. Sekarang Rossi sudah bisa menekan motor lebih kuat dan sampai ke ujung limit kemampuan ban nya (maximum tire allowance)
Menurut Rossi perbedaan antara ban Bridgestone dan Michelin yaitu memberi efek terhadap style balapnya di racing line dan posisi memasuki pintu corner (corner entry). Hal itu dipengaruhi oleh berat dan balance, ban depan bekerja sedikit dengan cara yang berbeda. Akan terlihat motor dengan sudut kemiringan (lean angle) yang berkurang atau lebih tegak (upright) dari sebelumnya dengan memakai ban Bridgestone. Artinya sedikit elbow drag di aspal sirkuit.

Marquez test sepang 2016 feb

Mesin RC213V 2016 masih mewarisi sifat agresif (crashnet)

Marquez menempati posisi ke tujuh dengan gap 1 menit 594 detik. Perhatian terbesar pada mesin RC213V 2016 terbaru atau “evolution” hanya mampu memberikan sedikit penyempurnaan dari mesin 2016 sebelumnya, tetap ada teka-teki yang belum terpecahkan yaitu karakter mesin yang agresif.
Menurut Marquez faktor ban tidak menjadi permasalahan, elektronik dan karakter mesin yang masih menjadi perhatian untuk di sempurnakan. Kedua mesin 2016 dirasa belum mencapai yang diinginkan, beradaptasi dengan ECU standard berikut unified software menambah komplikasi nya situasi.
Menjelaskan problem nya dimana Marquez akan kehilangan waktu apabila power output mesin motor RC213V dikurangi, tapi sebaliknya kalau power ditambah mesin akan jadi agresif, muncul gerakan liar. Elektronik belum 100% fix, perlu menyesuaian dengan memilih yang terbaik diantara keduanya.
Marquez mengakui karakter ban depan Michelin yang sensitif tidak memenuhi tehnik atau style pengeremannya. Sepang memang bukan sirkuit favorit, dulu dengan ban Bridgestone Marquez mampu melakukan pengereman yang sangat lambat (brake late), titik pengereman (brake marker) yang lebih dalam mendekati pintu masuk corner. Dengan Michelin harus dilakukan sedikit berubahan riding style menurutnya.
Dengan Michelin Marquez mencoba brake late tapi tetap dengan diberikan margin untuk safety. Motor RC213V di push melesat seperti kondisi race pace Marquez sesungguhnya, diperlukan perubahan pada balance motor menurutnya.

Pedrosa test sepang Feb 2016

Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, adanya issue pada mesin dan chassis motor. Style balap Pedrosa dan Lorenzo akan lebih cocok dengan karakter ban Michelin. Terlihat akselerasi keluar corner, badan Pedrosa tetap keluar dari fairings (hanging off), lean angle motor harus lebih ditegakkan supaya mendapat grip yang lebih kuat bersamaan dengan bertambah besarnya torsi disalurkan ke ban belakang (crashnet)

Pedrosa yang menduduki posisi ke 3 dengan 2 menit 170 detik menyatakan banyak pekerjaan yang harus dilakukan, jelas masih adanya problem pada motor. Hal positifnya pihak Honda memahami permasalahannya dan Honda bekerja keras dari Jepang. Dengan itu Pedrosa berniat untuk melakukan hal yang sama, memberikan input informasi dengan pihak Honda bersamaan mencari jalan keluar yang terbaik dari problem tersebut.
Problem Pedrosa adalah di corner, kadang-kadang motor tidak stabil memasuki tikungan atau speed motor melewati tikungan yang kurang cepat. Masih ada masalah pada chassis dan mesin motor yang harus dipulihkan dengan elektronik. Posisi lap time Pedrosa lebih baik dari Marquez meskipun keduanyan sama-sama masih menghadapi beberapa problem.
Untuk mewujudkan motor dengan balance terbaik diperlukan set-up keseluruhan dengan berbagai variable. Prinsipnya supaya motor jadi cepat melesat di lintasan sirkuit, yaitu pengereman, masuk dan keluar tikungan, adalah pada faktor chassis, mesin, suspensi dan elektronik yang saling sinergi menciptakan motor yang ideal dan balance. Ini baru awal test resmi dimana pembalap diharuskan melesat dengan race pace maksimum. Akan masih ada penyesuaian lagi dengan tujuan tahap peningkatan lap time mencapai atau paling tidak sangat mendekati lap time seperti saat memakai ban Bridgestone maupun elektronik tahun 2015 lalu. Wassalam dan salam sejahtera.
Iklan

2 thoughts on “Lorenzo tercepat Rossi kedua test resmi Sepang motogp 2016

    nduk said:
    Februari 2, 2016 pukul 9:03 pm

    Nyimak …
    Ali adrian jadi ke moto 2 boss?

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Februari 2, 2016 pukul 10:32 pm

      balapan moto2 versi FIM CEV 2015 di starter list nya ada, tapi gak ada hasil balapnya. mungkin belum mengumpulkan point

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s