Tim Yamaha pemain lama WSBK dengan motor baru YZF R1 M

Posted on Updated on

A Silvain Guintoli Yamaha R1

Silvain Guintoli YZF-R1 M, power 220 hp (motorsport.com)

Mungkin sudah kita dengar kabar akan masuk lagi pabrikan Yamaha dengan YZF R1 terbaru di balapan WSBK musim 2016. Motor akan dikendarai oleh juara dunia musim 2014 Silvain Guintoli dimana waktu itu menaiki Aprilia RSV4R Factory. Kemudian menjadi team mate adalah pembalap dengan skill balap baik yaitu Alex Lowes juara British Superbike tahun 2013 menaiki Honda CBR1000RR.

Yamaha adalah pemain lama dan pernah menjuarai WSBK tahun 2010 dengan motor YZF-R1 model produksi 2009 dikendarai oleh Ben Spies. Sejak dimulainya kejuaraan WSBK tahun 1988 Yamaha memang sangat minim kemenangan hanya 1 kali sama seperti juga tim Suzuki. Sebaliknya Honda sudah 6 kali dan Kawasaki 3 kali. Tapi Honda CBR1000RR sejak kemenangan terakhir tahun 2007 sepertinya kesulitan bersaing dengan motor merk lain
Kira-kira senjata apa saja dimiliki all-new Yamaha R1 ini sebagai modal bertarung dengan rival-rival kuatnya?
Mampukah menandingi tim hijau Kawasaki di musim balap belakangan ini begitu luar biasa?
Setelah tim Yamaha test di Aragon hasilnya menunjukkan Sam Lowes mulai merasa motor R1 M sudah seperti yang dia inginkan “it feels like my bike now”. Tapi menurut Lowes masih panjang jalan untuk ditempuh supaya mampu memberikan perlawanan terhadap pasukan hijau Kawasaki. Masih banyak hal harus ditingkatkan tapi faktor potensinya sudah baik.  
Jonathan Rea dengan Ninja ZX-10R melesat 1 menit 50.3 detik dan Sam Lowes meraih 1 menit 51.1 detik.
Seperti ditunjukkan oleh kedua pembalap Kawasaki Rea dan Tom sykes maupun juga Chaz Davies dengan Ducati 1199R Panigale pada musim 2015 kemarin, dimana performa balap mereka begitu mengagumkan dan konsisten. Ini mungkin jadi perhatian untuk dipertimbangkan oleh Sam Lowes dan Nicky Hayden dan mungkin pembalap lainnya.

Josh Hayes R1 Motoamerica

Josh Hayes YZF-R1 M AMA Superbike (motoamerica)
Pembalap Aprilia Leon Haslam dan Jordi Torres juga akan menjadi lawan kuat yang harus dihadapi tim Yamaha, mengingat kedua pembalap meraih posisi ke empat dan lima pada klasemen point musim balap tahun 2015.
Memang tidak gampang melawan pembalap 5 besar tersebut tapi tidak ada salahnya untuk mencoba sampai ke ujung batas. Silvain Guintoli sebagai pembalap cukup berpengalaman mungkin dengan all-new R1 akan lebih baik lagi perolehan posisinya dari musim 2015.
Potensi all-new Yamaha R1 ini lebih dulu dibuktikan oleh Cameron Beaubier dari tim Graves Yamaha dengan menjuarai AMA Superbike 2015. Beubier merebut titel dimana sebelumnya dipegang oleh team matenya Josh Hayes. Josh Hayes sepanjang karir Superbike telah mengantongi 4 kali juara musim dan semuanya diatas motor Yamaha. 
Menurut Beaubier dimensi motor lebih kecil dari motor sebelumnya terasa lebih mendekati Yamaha R6. Memberinya feel pada front-end dimana tidak dia dapatkan dari motor YZF-R1 model sebelumnya. Benar-benar positif menurutnya. 
Yamaha R1 M baru ini telah dilengkapi dengan elektronik highend 6-axis Inertial Measurement Unit (IMU) terdiri dari gyroscope dan accelerometer. Dimana cara kerjanya mirip seperti Inertial Platform digunakan motogp. Rangkaian sensor traction control, wheelie control, torque sensor mengawasi gerak atau tingkah laku motor sewaktu rider melakukan pengereman, memasuki tikungan dan akselerasi keluar tikungan. Data dari sensor-sensor dikirim ke ECU untuk diproses kemudian menentukan berapa besar torsi dilepaskan oleh engine. Jika terjadi slide saat akselerasi pada sudut kemiringan tertentu, sensor traction control mengirim data ke ECU untuk mengurangi torsi. IMU dan traction control mengukur power output engine berdasarkan kecepatan roda, posisi throttle, posisi gir transmisi dan sudut kemiringan motor. Pada R1 model sebelumnya belum dilengkapi dengan perangkat IMU ini.

A 2015 Yamaha-R1-IMU

6 axis Inertial Measurement Unit (IMU) (Yamaha.AU)

2015-Yamaha-YZF-R1-dashboard

YZF-R1 stock power 167.4 hp @12270 rpm, torque 104.4 Nm @8810 rpm at the back wheel (cycleworld)
Untuk motor R1 model lama yang minim elektronik tersedia Superbike Kit dimana telah disetujui (approved) oleh FIM dengan harga beberapa belas ribu dollars. Terdiri dari Dashboard, sensor-sensor, ECU dan softwarenya. All new R1 ini karena sudah memiliki beberapa sensor elektronik dengan itu hanya memerlukan tambahan pada Dasboard, ECU dan softwarenya saja.
Setelah dua pabrikan Jepang me revitalisasi motor hypersport lebih siap balap (race ready). Tinggal Suzuki katanya sudah mempersiapkan GSX-R1000 pada pertengahan 2016 dan tidak ketinggalan pabrikan Honda tentunya.
Honda CBR1000RR Fireblade sudah ketinggalan teknologi direncanakan akan meluncur model ter anyar pada tahun 2017. Seperti kita sudah lihat beritanya di Motorcyclenews bahwa CBR1000RR terbaru itu akan tetap sebagai motor sport untuk pemakaian jalan raya. Power dan torsi tidak agresif muncul di rpm tinggi, melainkan lebih efektif pada pemakaian rpm tengah. Melihat kebanyakan motor-motor hypersport terbaru sekarang revving sampai 13000 rpm, agresif di rpm tinggi tapi torsi kurang nendang pada putaran bawah dan tengah. CBR1000RR terbaru kemungkinan akan dilengkapi perangkat elektronik canggih sama seperti Yamaha R1 M atau BMW S1000RR HP4.
Untuk rider hobby trackday, pembalap amatir ataupun tim privateer pembalap profesional, Honda mungkin akan menyiapkan motor yang memang di design untuk balapan yaitu RVF1000 dengan konfigurasi V4 silinder. Harga RVF1000 akan sekitar 50000 pounsterling atau sekitar USD75000,-   wah sangat mahal.
Honda RVF1000 baru ini kemungkinan nanti diturunkan untuk bertarung melawan geng ijo Ninja ZX-10R dan Ducati 1199R Panigale di balapan WSBK.

Honda RVF1000 V4 race oriented MCN

Honda RVF1000 V4 concept penantang Yamaha R1 M dan Ninja ZX-10R nanti di WSBK
Walhasil tantangannya tidak ringan, mudah-mudahan saja all-new Yamaha R1M akan mampu kompetitif bertarung dengan motor lainnya. Demikian bahasan singkat ini dan mohon maaf atas kekurangannya, salam.
Iklan

9 thoughts on “Tim Yamaha pemain lama WSBK dengan motor baru YZF R1 M

    RPMspeed said:
    Desember 24, 2015 pukul 9:30 am

    semoga tambah rame , walau nggak nonto :mrgreen:

    ———————————————-
    Pasang Stang Ninja R Di Motor Sport
    http://rpmsuper.com/2015/12/24/pasang-stang-ninja-r/

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Desember 24, 2015 pukul 9:38 am

      bisa nonton via website yg sediakan free download bro

      Suka

    abaydmz said:
    Desember 24, 2015 pukul 12:04 pm

    Wah beneran tuh rvf1000 ? Diferensiasi diantara cbr dan rcv legal street.

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Desember 24, 2015 pukul 12:57 pm

      spertinya begitu…rvf1000 utk racing purpose, new cbr1000rr utk street use

      Suka

        abaydmz said:
        Desember 25, 2015 pukul 5:46 am

        Tp br rumor belum ada statement resmi dari pihak honda. Yah jadi msh simpang siur kan ?

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        Desember 25, 2015 pukul 7:27 am

        iya belum pasti memang….ini dari motocyclenews

        Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Desember 24, 2015 pukul 1:08 pm

      yg rc213v-street lebih ke motogp yg katanya pakai 80% parts dari rc213v nya marquez.

      kalau rvf1000 utk balapan di wsbk, parts mengikuti regulasinya pak.

      Suka

        abaydmz said:
        Desember 25, 2015 pukul 5:50 am

        mesin RVF Turunan dari rcv sebenarnya tp partnya aja yg pakai sesuai homologasi wsbk. kalau bkn turunan mesin RCV berarti ambil basis dari mesin vfr 800 atau vfr1200 dengan sedikit penyesuaian utk balap. Jd inget mesin rc30 vfr750 bisa jd pengembangan mesin itu.

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        Desember 25, 2015 pukul 7:35 am

        bener pak, seperti mesin V4 rc30, rc45 juga superbike jadul vfr750 interceptor. honda memang udh lama jga main di mesin konfigurasi V 4 silinder untuk motor balapnya

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s