Pendatang baru motogp KTM RC16 tenaga dahsyat 270 hp

Posted on Updated on

 Alex Hoffman KTM RC16

Alex Hoffman KTM RC16 270 hp (at the crankshaft) 

Bro Pembaca mungkin kita akan setuju kalau peserta merk pabrikan yang ikut balapan motogp makin bertambah banyak. Dengan bertambahnya kompetitor merk tentu menaikan suasana semakin seru, lebih menarik dan dinamis. Baiknya mungkin bukan hanya merk yang sudah langganan juara aja menguasai di tiap musim. Demikian pula dengan pembalapnya harus juga bergonta- ganti jadi juara dunia dengan motor berbeda pabrikan.

Satu lagi pabrik motor asal Austria KTM direncanakan tahun 2017 akan terjun full time balapan motogp. Dengan fasilitas wildcard pada musim balap tahun depan kemungkinan sudah bisa terlaksana ikut serta melesat di sirkuit.
KTM sebenarnya bukan pendatang baru di motogp, tahun 2004 dengan tim Robert-Proton telah mencoba berkompetisi menggunakan motor GP1 V4 engine 990cc. Power puncak sudah lebih dari 240 hp di ban belakang pada putaran 16800 rpm. Tapi saat itu hasil yang diraih KTM kurang bagus kemudian diputuskan untuk berhenti dari balapan. Menurut Wolfgang Felber pimpinan road-racing KTM, terlalu cepat waktu itu untuk terjun di balapan motoGP.
Motor sekarang dengan nama KTM RC16 tetap menggunakan V4 engine seperti motor sebelumnya hanya perbedaan pada sudut V 90 derajat. Dengan konfigurasi V 90 derajat vibrasi engine yang muncul lebih halus karena seimbang secara natural, tidak perlu menggunakan balancer shaft. Engine motor KTM GP1 sebelumnya bersudut 75 derajat.
Power RC16 lebih digdaya menyembur 270 hp di crankshaft atau sekitar 245 hp di ban belakang misalkan power loss reduksi sekitar 8-10%. Tapi biasanya tim tidak terus-terang memperlihatkan hasil test di mesin dyno sebenarnya.
Mekanisme klep intake-exhaust sudah menggunakan pneumatic valves untuk operasi di rpm tinggi. Klep menutup bukan lagi dengan per melainkan gas bertekanan tinggi, dengan itu piston akan tetap aman terhindar dari situasi valve floating yaitu per klep tidak mampu lagi mengikuti kecepatan engine yang berakibat tabrakan. Pneumatic valves menutup klep menggunakan tekanan udara (pressurized air) bertekanan 2900 psi tersimpan dalam tabung (canister).
Efisiensi Volumetrik (VE) RC16 secara teori dengan power 270 hp di crankshaft pada putaran 16000 rpm adalah 117.2 %
Walaupun KTM RC16 masih sedikit dibawah power Honda, Yamaha dan Ducati di 250+ hp, power 245 hp akan tetap mampu kompetitif. Dan mungkin kedepannya dengan development tetap berkembang power puncak akan bertambah lagi.
Seperti Ducati unggul peak power lebih besar dari Honda dan Yamaha, tapi ada kompensasi dimana torsi jadi sedikit kurang agresif di putaran bawah-tengah yang diperlukan untuk akselerasi cepat keluar tikungan. Terutama melewati tikungan memiliki karakter kecepatan rendah gir satu atau dua seperti Hairpin dan Chicane, motor membutuhkan dorongan torsi kuat mulai dari rpm bawah-tengah. Hanya dorongan pada rentang rpm itu harus ditukar dengan power maksimum di putaran tinggi menjadi berkurang. Memang tidak bisa menggenggam keuntungan keduanya di aplikasikan ke engine yang sama. Kecuali engine menggunakan sistim variable valve timing (VVT) dimana durasi, valve lift dan overlap dapat berubah mengikuti rpm.
Paling penting adalah bukan mencari power puncak terkuat tapi bagaimana mengemas power output engine yang ideal dikombinasikan dengan chassis, suspensi secara tepat. Motor mencapai keseimbangan atau balance yang berpengaruh terhadap handling dan manuver di berbagai situasi. Dan juga peranan elektronik yang mampu mentransfer torsi engine sesuai dengan kebutuhan pada tiap lintasan sirkuit.
Engine di develop oleh KTM in house tanpa bantuan dari pihak lain. Kecuali gearbox yang sudah menggunakan seamless dikembangkan bersama perusahaan spesialis transmisi Xtrac. Transmisi atau gearbox Xtrac biasa digunakan oleh mobil F1, mobil Rally dan motogp.
Chassis frame RC16 memakai bentuk trelis dari pipa baja. Mungkin ada alasan tertentu yang tepat mengapa KTM tetap aplikasikan trellis frame dari pada tipe twin spar aluminium. Motor KTM GP1 sebelumnya menggunakan frame aluminium rancangan tim Robert – Proton. KTM sudah cukup peroleh banyak data trellis frame di berbagai balapan, mungkin ini menjadi alasan mendasarnya.
Hasil tes di lintasan sirkuit Valencia pembalap Mika Kalio dan Alex Hoffman sama-sama menyatakan positif terhadap motor KTM RC16. Bahwa pengembangan motor sudah berjalan ke arah seperti yang di inginkan.

x-default

2005 KTM-Proton GP1 V4 75 degree,  power maksimum 240 hp at the back wheel (KTM.blog)

Engine KTM GP1 dengan konfigurasi V4 sudut 75 derajat 990 cc. Titanium con-rod, pneumatic valves, dry clutch, radial valves, dry sump oil system dan cassette gear box.

KTM juga berencana akan menyediakan RC16 versi untuk trackday yang dijual ke publik penggemar motor balap eksotis. Pastinya dibanrol dengan harga super mahal, katanya di USD 150 ribu an! wah dahsyat.
Kita tunggu aja aksi dari motor KTM RC16 ini di lintasan sirkuit. Semoga sanggup memberikan perlawanan cukup tangguh terhadap rival-rival dari merk lainnya. Demikian ringkasannya dan salam.
Iklan

4 thoughts on “Pendatang baru motogp KTM RC16 tenaga dahsyat 270 hp

    abaydmz said:
    Desember 20, 2015 pukul 6:37 pm

    Pakai trelis baca biar lebih kaku (rigid) berkaca kegagalan trelis alumunium kurang rigid. Trus V4 90derajat apa ga bikin wheelbase jd lebih panjang seperti kendala ducati?

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Desember 20, 2015 pukul 7:31 pm

      mungkin juga pak…. dan ukurannya bisa lebih ramping dari aluminium beam frame

      mesin V 90 derajat seperti honda RC213V dan RC45. wheelbasenya utk balap acceptable spertinya

      Suka

        abaydmz said:
        Desember 20, 2015 pukul 8:12 pm

        jd tinggal pengaturan center of gravity nya.b

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        Desember 20, 2015 pukul 9:20 pm

        iya…center of gravity dicari yg seimbang, supaya titik berat bagian depan jga kena.

        mesin gak terlalu tinggi karena stroke nya pendek.

        Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s