Motor balap keren Ducati Supermono 550

Posted on Updated on

DucatiSupermono

Ducati Supermono 550 (motorcycle-usa.com)

Kalau Ninja 250 RR ada Mono, Ducati punya Mono juga yaitu Supermono yang sama-sama single silinder. Supermono pertama kali dipamerkan pada Milan Show tahun 1992. Saat itu Ducati Supermono langsung mendapat apresiasi luarbiasa dari pengunjung karena ke indahan bentuknya dan mesin menggunakan sistim dua stang piston (connecting rod) walaupun pistonnya hanya satu. Bentuknya begitu artistik nan keren bisa di sejajarkan dengan kakaknya Ducati 916. Motor ini bukan di design oleh salah satu designer sepeda motor terhebat Massimo Tamburini. Supermono di design oleh Pierre Terblanche asal Africa Selatan. Massimo Bordi chief engineer Ducati men design double con-rod engine balance system yang unik. Dan Claudio Dominecelli Head of Production and Racing Ducati men design frame dan swingarm nya.

Supermono di produksi untuk mengikuti balapan Italian dan Europen Supermono Cup. European Supermono Cup merupakan bagian dari event kejuaraan World Superbike. Empat puluh motor Supermono di produksi pada tahun 1993 dengan ukuran bore 100mm (549 cc) dan dua puluh tujuh motor dengan bore 102mm (572 cc) pada tahun 1995. Harga Supermono tahun 1993 USD30.000. Sekarang motor Supermono di restorasi dengan kualitas istimewa, sedikit kilometer mencapai USD150.000, fantastis!. Hampir mendekati harga Honda RC213V-S street legal motoGP.

DUC Supermono dash

Ducati Supermono Dash

Faktor membuat Supermono canggih adalah engine menggunakan dua con-rod dengan single piston. Hanya satu con-rod menyambung ke piston, con-rod kedua tersambung pada ujung arm yang sama panjang dan ujung arm lainnya bersumbu pada crankcase dan membuat sudut 45 derajat. Sebagai pivot untuk melakukan gerak osilasi. Kedua con-rod membentuk sudut 90 derajat seperti engine twin silinder. Sistim ini bekerja seolah-olah engine mempunyai dua piston seperti V twin. Single cylinder mampu revving sampai 10000 rpm dengan halus. Memberikan balance hampir sempurna katanya.

ducati-supermono-engine

Supermono Engine

Desmoquattro 4 valve DOHC cylinder head di design oleh Massimo Bordi berkoloberasi dengan Cosworth Engineering UK dimana sudah terkenal di dunia balap mobil Formula One. Sistim desmodromic menutup klep tidak secara konvensional, yaitu dengan per klep (valve spring), melainkan menggunakan tuas yang terhubung dengan batang klep dan camshaft lobe. Sistim desmo menjadikan klep bekerja secara presisi dan tidak akan terjadi valve floating pada rpm tinggi. Valve floating dapat mengakibatkan piston menabrak klep karena klep terlambat menutup. Momentum dari klep yang bergerak pada rpm tinggi mempengaruhi kemampuan per untuk menutup klep sebelum piston mencapai titik mati atas (TDC). Dan klep tidak menutup secara penuh menyebabkan kebocoran pada saat langkah pembakaran. Berkurangnya silinder pressure berarti power dan torsi menjadi tidak maksimum.
Engine Supermono ini berbasis dari Ducati 888 twin silinder dengan rasio kompresi statik piston 12 : 1. Campuran udara dan bensin disupply ke engine via Weber electronic fuel injection system. Atomisasi udara dan bensin secara tepat efeknya pembakaran menjadi sempurna. Ditambah dengan design downdraft inlet port pada silinder head, airflow yang masuk ke dalam silinder semakin cepat. Ruang bakar dengan kompresi statis tinggi perlu sistim pengapian high grade, kuat supaya pembakaran benar-benar efisien dan selalu stabil. Supermono menggunakan Marelli Ignition system. Hal itu semua menghasilkan maksimum power.
Dengan satu kali langkah ledakan (power stroke) pada setiap dua kali rotasi crankshaft atau 720 derajat, penyaluran tenaga (power delivery) engine tidak se agresif  engine 4 silinder. Jadi rider bisa membuka throttle lebih awal ketika motor masih di pertengahan corner tanpa merasa kuatir kehilangan traksi. Torsi engine Supermono tidak kasar menyentak, rider lebih percaya diri dan nyaman membuka gas. Engine revving menghasilkan kurang dari 20 hp sampai kemudian hampir 40 hp antara 5700 ke 6500 rpm. Pada 7000 rpm engine memasuki powerband nya dan torsi maksimum sebesar 51.16 Nm tercapai pada 8000 rpm. Power output puncak Supermono  61.4 hp @9750 rpm di ban belakang, atau sekitar 70 hp lebih di crankshaft. Engine sanggup revving sampai 10750 rpm redline kemudian limiter bekerja meng cut off. Bisa kita bayangkan garangnya motor Ducati Supermono ini, topspeed dapat mencapai 227 km/jam.
Mungkin power ouput 61.4 hp supermono bisa dibandingkan dengan Kawasaki Ninja 650 twin inline sekitar 63 hp di ban belakang. Ninja 650 lebih berat sekitar 83 kg terasa menyemburkan torsi kuat saat akselerasi. Jadi power to weight ratio Supermono 550 di 126 kg pasti jauh lebih optimal dan lebih kuat lagi menendang.

Supermono 550

Chasis seperti biasanya Ducati memakai trellis frame memberikan kekuatan menopang engine dan motor keseluruhan dan kestabilan bermanuver di jalan atau di sirkuit. Bentuk engine single silinder yang rebah dan diposisikan serendahnya, menjadikan berat terpusatkan (mass centralization) di motor hampir ideal.
Body terbuat dari carbon fiber dimana saat itu termasuk material eksotis. Kalau sekarang ini sepeda balap atau MTB pun sudah menggunakan carbon fiber pada frame dan part lainnya. Supermono front fender, airbox, rear-subframe, seat cowl dari carbon fiber. Velq racing memakai merek Marchessini model tiga bintang terbuat dari magnesium sangat lightweight. Juga pada engine side cover dan triple clamp bagian atas. Itu semua memberi efek pada bobot motor bertambah ringan. Sistim rem Brembo pada caliper dan master silinder memberhentikan motor dari kecepatan tinggi dengan mudah.

Duct Supermono 550

Ducati Supermono 550 

Karena engine ber piston tunggal, maka bentuk bagian samping motor lebih ramping. Rider bisa lebih bungkuk dan menempel rapat ke tanki bensin. Berat penuh motor yang hanya 126 kg menciptakan power to weight ratio bagus sekali. Motor sangat gesit, ringan dan stabil di lintasan sirkuit. Manuver pindah line kiri-kanannya luar biasa dan solid. Suspensi highend Ohlins fork 42 mm dan Ohlins rear shock bekerja baik, meredam jalan bergelombang jadi terasa soft.
Motor balap Ducati Supermono limited edition single cylinder adalah sebuah karya seni – Masterpiece dan boleh dibilang sebagai salah satu motor brilliant yang pernah dibuat secara custom oleh Ducati made in Italia.
Source : Sprort Rider Magazine 1994
1993 1st European Championship Supermono Mauro Lucchiari
 1993 1st European Championship Supermono Constructors Championship
 1993 1st Italian Championship Supermono Mauro Lucchiari
 1993 1st Italian Championship Supermono Constructors Championship
 1993 1st Swiss Championship Monobike Imstepf
Production 1993- 1995 Total 67 units
Engine 549cc – 572 cc, 4-valve DOHC Desmodromic Single piston Compression ratio 12 :1 Weber Fuel Injection
Top speed 227 km/h
Power 61.4 hp  @ 9750 rpm
Torque 37 lb·ft – 50 Nm @ 8000 rpm
Transmission  6-speed
Brakes Dual 11-inch, 4-piston Brembo
Weight 126 kg Wet
Iklan

2 thoughts on “Motor balap keren Ducati Supermono 550

    dewitya said:
    Juli 30, 2015 pukul 3:17 pm

    wow keren bangete

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s