Modifikasi motor Kawasaki Ninja 650 – ER6 untuk balap

Posted on Updated on

Ninja 650 27

Kawasaki Ninja 650 standard tahun 2013
Kawasaki Ninja 650 dan ER6 mempunyai potensi untuk dipakai balapan atau hanya sekedar trackday. Diluar negeri Ninja 650 dan ER6 sudah cukup lama ikut di ajang balapan motor jalan raya beresiko tinggi, seperti balap Southern 100, North West 200 di Irlandia dan yang paling ikonik terkenal Isle of Man TT (Tourist Trophy). Event balapan tersebut menyediakan kelas Super Twin dan Lightweight Minitwin yang di ikuti motor Ninja 650/ER6 dan Suzuki SV650 Gladius. Kelas Supertwin motor-motor kontestan dibolehkan modifikasi secara total, mulai dari bagian engine internal, ECU, suspensi, chassis dan swing arm. Sedangkan kelas Lightweight Mini twin harus dibiarkan standard, hanya beberapa komponen atau parts yang boleh diganti.
Motor Kawasaki ER6 engine dua silinder inline dan Suzuki SV650 dengan V Twin. Ini beberapa motor-motor ER6 yang telah mengalami proses modifikasi, disiapkan untuk balapan kelas Supertwin dan kelas Lightweight Mini twin.

ninja-650-two-daves-racing

Ninja 650 Two Daves Racing
Two Daves Racing sejak 2009 ber partisipasi pada balapan di kelas motor 2 silinder 650cc. Motor Ninja 650 di modifikasi in house. 
Fork Ninja ZX-10R dan Maxton GP 10 rear shock. Kawasaki Versys swingarm. ValterMoto rearsets. Brembo RCS19 master cylinder. SBS Sintered Racing brake pads. Translogic Dash Datalogging via AiM Solo (GPS). Radicool radiator. Power Commander quickshifter. Sprocket merk Renthal dan rantai Regina GPZ. Custom made underseat Quill exhaust. Caliper memakai ZX6 dan ZX14. 
Modifikasi engine : Cylinder head di porting dan supaya presisi diukur dengan alat airflow bench. Menggunakan custom made billet camshaft intake/exhaust. Size throttle body diperbesar dan ini berpengaruh pada airflow yang lebih banyak volumenya dan cepat masuk ke dalam silinder. Rasio kompresi statik piston di naikkan 12.5:1 dengan memakai JE piston. Naik cukup banyak dari kompresi standard ER6 di 10.8:1. Volumetrik Efisiensi yang dihasilkan engine bertambah di putaran maksimum.
Flywheel di bubut supaya berkurang beratnya karena flywheel yang ringan menjadikan engine revving lebih cepat dan tinggi. Kopling memakai Sigma slipper clutch.
Menghasilkan power lebih dari 85hp di ban belakang atau sekitar 95 hp (at the crank) dan top speed mencapai 240 km/jam. Power ER6 standard 63 hp di ban belakang atau 71 hp di crankshaft. Jadi ada peningkatan power output yang cukup siknifikan.

ninja-650-two-daves-racing-1

Two Daves Racing Ninja 650 dengan Versys swingarm dan custom made underseat Quiil exhaust
Memakai swingarm motor Kawasaki 650 Versys selain bentuknya menarik juga mempunyai bobot 1.5 kg lebih ringan dari swingarm orisinil ER6.

tdr-radicool

Two Daves Racing menggunakan Radicool radiator dengan volume lebih besar dan kisi (radiator fin) yang lebar. Temperatur engine tetap terjaga stabil pada putaran tinggi.

ninja-650-tdr-das

Two Daves Racing cockpit Translogic dash

brembo-rcs19-master-cyl

Brembo 19RCS Master Cyinder, daya gigit rem makin meningkat, jarak pengereman menjadi pendek dan lebih tahan panas ekstrim akibat beban kerja perangkat rem yang intensif selama balapan.

ninja-er6-tdr-swingarm-maxton-rear-shock

Maxton GP 10 rear shock dan Valtermoto rearsets
 
Satu lagi motor pembalap wanita Maria Costello dengan Ninja 650 nya ikut  balapan Irish Road Race Championship, Lightweight TT Race, Skerries 100 Road Race, Manx Grand Prix dll. Motor standard Ninja 650 dari dealer di modifikasi menjadi full blown race bike.

ninja-650-maria-costello-2

Maria Costello Ninja 650 Pizza Race Bike
Fork dari Ninja ZX-6R dan shock belakang merek Maxton GP. Fork dan rear shock fully adjustable. Versys swingarm yang ringan membuat motor kelihatan kokoh dan menarik. Menggunakan steering damper merek GPR untuk meredam terjadinya getaran (chatter) di bagian fork, ban depan dan stang/handlebar. Translogic dash memiliki fitur yang komplit seperti gear indicator. GBR high quality engine covers memberikan perlindungan maksimum di engine misalkan terjadi crash.

maria-c-translogic-dash

TransLogic Dash
Dashboard orisinil ER6 kelihatan kalah menarik dengan dashboard merk Translogic. Penggantian wiring harness dan dashboard dengan merek Translogic mengurangi berat setengah dari standardnya. Dari berat 1.8 kg menjadi 900 gram pengurangan berat yang cukup lumayan. Full LCD dan canggih bentuknya. Mempunyai fitur yang komplit.

maria-costello-arata

Arata Full system exhaust
Arata full system exhaust buatan Jepang dengan design free flow selain menaikkan power output juga mengurangi berat yang siknifikan. Exhaust seperti ini dibuat khusus balap (race use only), tidak memakai catalytic converter. Cat converter menghambat gas buang maupun shock wave dari ruang bakar yang efeknya mencuri power akibat munculnya efek backpressure yang jelas merugikan juga menaikan temperatur knalpot.

maria-costello-sigma-slipper-clutch

Sigma slipper clutch
Slipper clutch mengurangi gejala ban belakang locking dan slide yang membuat bagian belakang motor menjadi melompat atau bergerak ke samping (sideway movement) ketika gir transmisi berpindah ke yang lebih rendah (downshift). Biasanya pada waktu hard braking mengurangi kecepatan, deselerasi mau masuk tikungan. Dengan slipper clutch perpindahan gir transmisinya menjadi lebih halus misalkan dari gir tiga ke dua. Mengurangi gejala ban belakang mengunci motor menjadi lebih stabil mudah di arahkan ke line memasuki tikungan.

maria-c-radicool-samco-hoses

Radicool radiator & Samco hoses
Radiator standard ER6 yang kecil volumenya tidak efektif menjaga temperatur engine disaat balapan. Engine yang terus dipacu sampai rpm maksimum membuat temperatur jadi panas. Engine yang sudah dibangun untuk balap menghasilkan power dan panas berlebihan dibandingkan standard. Dengan itu radiator yang lebih besar perlu dipasang menggantikan radiator standard bawaan pabrik. Selang radiator diganti dengan aftermarket merek Samco juga lebih tahan panas ekstrim.

maria-rear-set

Tail unit single seater dari Jap4Performance
Single seater buatan Jap4Performance, bobot yang ringan mengurangi berat dan mudah di reparasi kalau terjadi keretakan akibat motor crash. Maria Costello dikirim 2 unit, masing-masing model untuk motor RGV dan NSR.

maria-c-er6-naked

maria-castello-er6-rear-shock

Maxton GP 10 rear shock
Versys swingarm dan chasis di power coated. Versys swingarm lebih kuat dan kaku, tahan terhadap gentakan torsi ketika akselerasi keluar corner.
Di Indonesia sepertinya masih kurang banyak peminat Ninja 650 dan ER6 Naked. Padahal motor-motor tersebut mempunyai potensi performa yang bagus, chasis kokoh dan engine yang lumayan tenaganya. Misalkan dipakai untuk balap atau trackday motor pun bisa memberikan kemampuan yang di andalkan.
Sekedar trackday tidak perlu modifikasi mengikuti motor pembalap Pro diatas. Paling penting penggantian pada bagian rem, seperti kampas (brake pads) dan selang (brake hoses). Walaupun dengan bawaan dari pabrik juga sudah cukup. Tapi kalau lap time kita semakin meningkat dan cepat, artinya kecepatan motor melesat memasuki tikungan semakin bertambah. Semakin tinggi speed motor semakin keras kerja rem. Temperatur naik, kampas standard kemungkinan akan menjadi kurang pakem (brake fading) karena panas. Penggantian kampas berikut selang dengan tipe steel braided akan meningkatkan daya gigit rem motor ER6/Ninja 650. Selang rem dari steel braided mencegah selang mengembang akibat tekanan dari minyak rem.
Ninja 650/ER6 punya kelemahan pada per kopling standard pabrik yang kurang keras. Mengakibatkan kopling jadi slip, kurang mencengkram. Per kopling aftermarket tersedia seperti merk Barnett dan mampu menghilangkan problem slip kopling.

barnett - heavy duty clutch spring kit8 ER6

Barnett Clutch Springs

Hal lain mungkin di exhaust system dengan penggantian tabung knalpot (canister) supaya lebih bertenaga lagi dan bertambah berisik. Buatan lokal juga sudah ada beberapa yang fabrikasi dengan harga jauh dibawah merk luar negeri. Tapi dengan knalpot standardnya pun tidak jadi masalah untuk dipakai trackday. Tidak perlu mengganti semua bagian exhaust berikut header karena akan merubah air/fuel ratio nya (AFR) dan supaya engine jadi efisien harus di fine tuning lagi dengan memasang piggyback seperti merk Dynojet Power Commander V atau Bazzaz.
Dari pabrik ER6/Ninja 650 dilengkapi dengan ban merk Dunlop Sportmax Roadsmart II depan 120/70-17, belakang 160/55-17. Grip ban sudah cukup kuat dan mantap untuk trackday miring-miring di tikungan. Tidak perlu lagi ganti velq dan ban yang lebih lebar seperti velq 5.5 inch dan ban 180. Ban dan velq ukuran standard pabrik sudah lebih dari cukup untuk melesat di sirkuit. Ban street high performance merk lokal dengn label harga dibawah ban luar juga boleh jadi pilihan.
Motor ini cukup rendah harga sekennya sekarang dibandingkan motor ber CC besar lainnya. Engine 2 silinder memberikan perawatan yang mudah dan lebih ekonomis dibandingkan moge 4 silinder. Cukup ideal untuk para penggemar motor yang senang trackday dan tidak ingin ongkos yang dikeluarkannya berlebihan. Mudah-mudahan kedepannya di Indonesia semakin banyak rider untuk tertarik balapan dengan motor 650cc inline twin.
Source : http://www.pizzaracebike.blogspot.co.uk , http://www.twodavesracing.com
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s