MotoGP cepat dan makin cepat… bagaimana nge- rem nya ?

Posted on Updated on

MotoGP Tests in Sepang - Day Three

Rossi nge rem kuat

Kita merasa kagum dengan MotoGP yang semakin cepat di track sirkuit. Seperti di lintasan lurus ( straightaway ) sirkuit Losail Qatar, COTA USA dan Mugello Italia, speed mencapai ” 354 – 361 km/jam “…. Luarbiasa!

Setiap benda yang bergerak cepat, pasti harus mengurangi kecepatannya. Untuk MotoGP yang fantastis ini, mesin 1000 cc, bobot 160 kg dan power 260 hp, …bagaimana pengereman nya ?

Seperti yang dikutip interview antara Cycle World Magazine dan Brembo Engineer  Lorenzo Bortolozzo.

Cycle World : ” Kalau kita lihat ke jaman 500 cc 2-tak, selesai (phase out ) setelah tahun 2001, kita lihat motor di kelas premier ( 500 cc )dengan berat 129kg, motor terbaiknya menghasilkan power di 200 hp dan sekitar 40km/jam lebih lambat dari yang sekarang ( MotoGP ) dimana berat  motor 159kg, 260 plus hp. Bagaimana Brembo menyikapi pergantian itu sejak 500 cc (motor ) terakhir menjelajah di bumi ( roamed )?

Lorenzo Bortolozzo : “Motor sekarang ini sangat berat dan sangat cepat, kita telah melakukan semua pergantian. : Material dari caliper dan design dari master-cylinder. Perubahan terbesar ialah dari baja ke carbon-carbon pada piringan ( disc ) juga menggunakan carbon-carbon pada sepatu rem ( pads ) dan menambah diameter piringan dan bentuk dari permukaan brake pads. Problem terbesar yang kita alami ketika motor menjadi lebih berat dan semakin cepat ialah mengkontrol temperatur. ketika temperatur mencapai 1000 derajat centigrade, carbon mulai ber oxidasi dan ke ausan ( wear ) bertambah dan kemudian kita punya problem dengan performance dan safety.

C W : apakah sekarang anda mencapai 1000 derajat ?

L .B : ya, kita melihat ini dari waktu ke waktu. Di Motegi 2012, Ben Spies mengerem begitu kuat jadi temperatur mencapai hampir 1000 derajat dan oxidasi yang begitu cepat menjadi tidak mungkin untuk men stop motor. Ben Spies adalah yang paling kuat mengerem, terkuat pada saat itu. Seperti Cal Crutchlow sekarang. Menurut Brembo ( Crutchlow ) yang terkuat sekarang ini. Correct range pada carbon brakes ialah dari 300 sampai 800 derajat. Untuk menjaga temperatur tetap di range ini, kita harus memodifikasi dengan tujuan untuk mengurangi pressure dari master -cylinder dan menyebarkan tekanan pengereman pada area yang lebih besar dengan piringan dan pads yang lebih besar. gak semua rider memerlukan sperti ini. Tapi untuk mayoritas, ada track dimana perlu menggunakan piringan (diameter) 340mm. Faktor penyebab panas yang begitu tinggi pad rem bukan karena kecepatan mendekati ke satu corner. Jika itu penyebabnya maka kita akan lebih banyak problem di Mugello. Alasan kita dapat masalah di Motegi yaitu begitu seringnya rider menggunakan rem dengan sedikit jeda waktu antara tikungan ke tikungan.

CW : Seberapa penting semua ini apakah di konstruksi dan grip pada ban depan?

L.B : kontak dengan aspal hanya terhubungi melalui ban, jadi karakteristik pada ban menjadi sangat penting. Kita tidak tau perubahan apa yang akan terjadi dengan ban Michelin. Sementara ini ban depan Bridgestone sangat keras, dan rider harus menekan sangat kuat tuas rem untuk mendapatkan panas ke dalam ban. Di Superbike, ban nya adalah merk Pirelli, dan itu lebih soft. Jadi rider bisa memanaskan ban dan pengereman yang baik hanya dengan upaya yang sedikit. Kalau ban baru dari Michelin lebih keras, maka kita harus cari jalan lain untuk menambah lebih banyak power ke rem. Kalau ban baru itu lebih soft, mungkin kami hanya maintain tipe rem yang kami gunakan sekarang. Tapi kita akan terus melanjutkan pengembangan pada sistem rem kami , di tiap balapan selama musim ini.

Marquez lagi heavy braking

C__Data_Users_DefApps_AppData_INTERNETEXPLORER_Temp_Saved Images_lbXHkcZ

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s