Sang Ninja yang Perkasa Kawasaki ZX-10R penantian 20 tahun

Posted on Updated on

machine_03Tom Sykes Ninja ZX-10R
Setelah penantian 20 tahun di tahun 2013 akhirnya Kawasaki menjuarai World Superbike dengan pembalap Tom Sykes yang menunggangi Ninja ZX-10R.
20 tahun bukanlah waktu yang sebentar sejak tahun 1993 pertama kali kawasaki meraih titel juara WSBK., waktu itu dengan motor Ninja ZX-7R 750 cc.
Sebelumnya pada musim balap tahun 2012 Tom Sykes pointnya kalah tipis dengan rival Max Biaggi yang menaiki motor Aprilia RSV4 Factory. Max memperoleh point 358 dan Sykes 357.5, sangat tipis sekali!, Sykes di posisi kedua.
Kesuksesan Tom Sykes dapat terwujud karena motor yang dibawanya memang terbukti digdaya. Performa ZX-10R begitu prima pada bagian suspensi, elektronik dan power mampu berkompetisi dengan motor-motor saingannya. Bradley Adam dari majalah Sport Rider mendapat kesempatan untuk test Ninja ZX10 nya Sykes dan berkata :
” ZX10 begitu bersahabat, mulai dari aktuasi pengereman sampai transisi, sangat smooth dan linear. gak juga bisa dikatakan kalau motor sangat enteng untuk berbelok, tapi ada perasaan semakin beban ditambah pada suspensi, semakin motor meresponnya. Ketika motor di flick dari posisi full miring kiri ke full miring kanan, motor terasa gesit seperti layaknya motor Supersport ( 600cc )”
Dengan power maks 240 Hp akan tidak gampang bagi rider membuka gaz/throttle ketika motor dalam posisi miring (full lean). Pastinya rider akan susah mengkontrol torsi motor yang powerful. Grip ban belakang yang sedikit karena hanya bertumpu pada bagian pinggirnya (edge). Torsi engine yang kuat dapat membuat ban jadi mudah spin dan motor slide ke samping. Antisipasinya KRT memasang perangkat elektonik traction control untuk meminimalisir ban belakang dari tendensi spin atau slide.
Power engine waktu motor dalam posisi full miring dikurangi dengan cara memutus pengapian (ignition) kedua piston nya atau menutup butterfly yang berada di dalam throttle body. Jadi torsi engine akan lebih jinak mudah dikontrol oleh pembalap untuk tidak berlebihan. Ada Inertial Measurement Unit (IMU) yaitu sensor Gyroscope dan accelerometer yang digabungkan bersama traction control sensor mendekteksi atau mengukur power motor menurut posisi sudut kemiringan (lean angle), posisi gir transmisi, posisi bukaan throttle dan kecepatan roda (ban).  
Engine motor telah diprogram dengan power delivery yang berbeda-beda. Teknisi KRT memprogram ECU menggunakan banyak variable disesuaikan dengan kondisi motor di tiap tikungan. Walaupun pembalap terlalu banyak membuka gaz ECU akan bereaksi untuk mengkoreksi dan mengatur power yang disalurkan ke ban belakang tidak berlebihan, canggih.
Engine Ninja ZX-10R di bangun di Markaz Kawasaki Jepang, memproduksi horspower maks 230-240 hp di ban belakang, sangat dasyat untuk kategori production bike. Untuk perbandingan Ninja ZX-10R standard yang dijual di dealer menghasilkan  maks power output sekitar 170-175 hp  di putaran 13000 rpm di ban belakang.
machine_01Sang Ninja Kawasaki ZX-10R 240hp at the back wheel …..sangar bro tidak kalah dengan motogp tim privateer open-class
Motor Sykes di tahun 2014 masih fully modified ZX10R di tahun 2015 sekarang kelas premier WSBK mengalami perubahan peraturan yaitu komponen mesin harus mendekati stock, hanya beberapa parts yang boleh di modifikasi. Dengan aturan baru tersebut power mesin tidak lagi mencapai 230-240hp, mungkin antara 210-220 hp, jadi ada penurunan drastis.

A tom-sykes-zx10r-krt

Suspensi factory Showa memberikan handling yang istimewa pada semua sektor di lintasan sirkuit. Meredam adanya guncangan ketika melewati bagian yang bergelombang(bumps) di sirkuit. Menahan motor tetap pada linenya disaat mengerem kuat dan menjaga tetap stabil masuk  di tikungan dan memudahkan si rider mengarahkan motor ketika akselerasi full keluar corner.
Gearbox ZX-10R begitu luar biasa, penggantian gir transmisi dengan quickshifter sangat halus tanpa menekan tuas kopling dan throttle.

Sykes ZX10 Dash boardZX-10R Dash Board

Sykes ZX10 Left handle barSwitch di stang bagian kiri untuk mengatur Traction control program, juga ada thumb lever untuk rem belakang kalau Sykes ingin me manage motor supaya tidak wheelie waktu akselerasi kuat. Switch di stang bagian kanan untuk engine kill dan pit limiter.
Ninja ZX-10R mengalami 3 kali upgrade/facelift di fairings dan engine sejak pertama kali diluncurkan tahun 2004. Power mencapai 153 hp @ 11600 rpm, torsi 104.4 Nm @9500 rpm (di ban belakang) atau 175 bhp @11700 rpm (di crankshaft). Pantas dijuluki motor jalan raya terdasyat dengan torsi yang brutal tanpa dilengkapi bantuan elektronik untuk meredam power.
Motor yang mudah membuat takut ridernya memacu adrenalin tapi juga dapat mendatangkan fun. Ketersediaan torsi besar di putaran menengah adalah faktor penyebab mudahnya ban depan wheelie terangkat keatas atau juga ban belakang slide ke samping apabila si rider tidak hati-hati membuka throttle saat menikung. ZX-10R tahun 2004 adalah bukti unjuk kekuatan motor sport 1000cc non-elektronik.

2008 ZX10R Qatar MCN

2008 Kawasaki ZX-10R, power 188 bhp @12500 rpm (at the crankshaft)

Tahun 2008 Kawasaki memperbaharui ZX-10R dengan pertama kali melengkapi electronic aids yaitu traction control dan penyaluran torsi di putaran menengah yang tidak lagi se-brutal seperti versi Ninja tahun 2004.  Engine makin bertambah powerful dan kencang hanya powerband muncul pada rpm yang lebih tinggi dari sebelumnya.
Tom Sykes ‘S Ninja ZX-10R :
  • Power 240 hp tuned by Kawasaki Factory Japan
  • Electronic by  Magneti Marelli
  • Suspension Showa Fork and rear shock
  • Akrapovic exhaust system
  • RK chain
  • Rethal Sprockets
  • Pirelli Diablo Superbike slick tires
  • NGK spark plugs
  • Elf racing fuel.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s