Motor Kawasaki Ninja 650 – ER6 bukan 4 silinder kurang moge?

Posted on Updated on

kawasaki-er-6

Kawasaki Ninja 650

Waktu pertama kali Kawasaki Indonesia merilis ER6 sebagian berkomentar kalau motor ini bukan moge sebenarnya, moge generik, lemot dan seterusnya. Sepetinya dianggap sebagai motor besar tidak berkualitas yang tidak pantas dimiliki.
Munculnya komentar atau pendapat negatif terhadap motor tersebut apakah memang benar seperti itu ?
Sejak diluncurkan tahun 2013 Ninja 650-ER6 adalah motor 650cc yang harganya paling rendah dijual di Indonesia. Dimana moge-moge pada saat itu seperti supersport kawasaki Ninja ZX-6R 600cc 4-silinder dilepas dengan price tag Rp 220jt. Seharusnya ini menjadi kesempatan bagi penggemar motor sport di Indonesia untuk bisa menunggangi motor 650cc yang harganya jauh dibawah moge-moge lain dipasaran. Tapi gak tahu bagaimana sepertinya dilihat sebelah mata. Apa karena faktor moge yang murah atau karena jumlah silindernya yang hanya 2 seperti motor-motor 250cc di Indonesia pada umumnya? Karena sudah ada kesan (stereotype) kalau moge itu harus 4 silinder, suaranya merdu katanya zing zing zing. Tapi jangan lupa kalau suara seperti itu karena masih pakai knalpot standard. Realitasnya moge 4 silinder kalau exhaust system sudah diganti dengan aftermarket suaranya jadi ngak zing zing zing lagi .
Menurut pendapat saya kategori motor gede itu dinilai dari besar kubikasi mesin dan dimensi motornya, bukan dari jumlah silinder atau suara. Walaupun motor hypersport modern 1000cc sekarang memiliki body yang ringan dan ramping mirip motor sport kelas 250cc. KTM 690 Duke tidak mungkin dibilang bukan moge karena jumlah silindernya cuma satu. Jelas KTM 690 Duke itu masuk kategori moge dengan ukuran displacement engine 690cc, meskipun hanya single silinder. Demikian pula motor Adventure BMW GS1200 twin silinder 1200cc tidak mungkin dibilang bukan moge.
Motor dengan CC besar memberikan perbedaan sensasi yang tidak dimiliki motor yang lebih kecil yaitu torsi. Dorongan torsi membuat akselerasi tarikan dari rpm bawah sampai keatas mampu cepat tanpa harus melihat berapa jumlah silindernya. Jadi ini mungkin yang lebih penting dari pada faktor suara atau jumlah silinder. Misalkan kita ambil contoh motor 250cc 4 silinder Kawasaki ZXR250. Walaupun engine ZXR250 empat silinder suaranya merdu tapi akselerasi dari rpm bawah ke tengah kurang cepat karena torsi yang di hasilkan tidak besar. Torsi maksimum ZXR250 hanya 23 Nm25 Nm dan muncul di putaran engine cukup tinggi di 11500 rpm. Bandingkan dengan torsi maksimum motor ER6 64 Nm di putaran menengah 7000 rpm. Hampir 3 kali lebih kuat dari torsi maksimum Ninja ZXR250 4 silinder dan memuncak pada rpm yang lebih rendah. Dengan  itu torsi Ninja 650-ER6 jauh lebih terasa menendang keras dibandingkan motor ZXR250 empat silinder 250cc. Karena istilah “jambakan” itu datang dari efek besarnya torsi dan sesuai dengan frasa ” No replacement for displacement “.
Performan ER6 cukup bagus dan memuaskan sebagai motor city riding dan turing. Di Amerika menjadi motor sport tourer-naked bike dikelas middleweight yang banyak peminatnya. Torsi menendang dari rpm bawah bisa membuat rider merasa senang di berbagai macam kondisi jalanan. Mudah di power wheelie dengan gir transmisi satu atau clutch wheelie di gir dua. Akselerrasi 0-100km/jam ditempuh dalam 3.84 detik,   cukup cepat !.
Sering terjadi orang membandingkang Ninja 650/ER6 dengan motor Supersport 600cc 4 silinder. Jelas berbeda peruntukannya, Ninja 650/ER6 adalah tipe sport-tourer dan naked bike di rancang untuk kenyamanan berkendara di jalan raya. Sedangkan Motor Supersport 600cc 4 silinder mengutamakan pemakaian balap di sirkuit dari pada di jalan raya.
Tidak diragukan kalau motor 4 silinder 600cc Supersport seperti Yamaha YZF R6, Honda CBR600RR adalah motor premium yang di rencanakan siap balap (ready to race) kelas supersport. Hanya aja motor 600cc Supersport kurang pas dan nyaman kalau riding di dalam kota yang banyak stop n go atau turing nanjak ke puncak. Dimana situasi jalanan seperti itu pendek-pendek dan padat lalu-lintas. Spek balap dengan parameter engine di design untuk revving dan menghasilkan power output maupun torsi di putaran atas, seperti profil camshaft berdurasi tinggi, bukaan klep yang panjang (high lift), ukuran throttle body dan pipa header yang lebih besar. Karakter torsi motor Supersport 600cc baru mulai mengisi dan menendang sekitar putaran 8000 rpm ke atas. Contoh seperti Kawasaki ZX-6R torsi maksimum 66.7 Nm memuncak di putaran yang cukup tinggi 11800 rpm!. Dibawah 8000 rpm tarikan atau akselerasi nya agak lemah kurang menendang.
Motor supersport 4 silinder 600cc paling enak dijalanan yang panjang atau sesuai peruntukannya dipakai ngebut di sirkuit. Kalau kedua motor sama-sama akselerasi maka Ninja 650 masih sanggup berbarengan dengan Ninja ZX-6R sampai putaran engine Ninja 650 mencapai 10500 rpm, yang kemudian ZX-6 akan terus membangun horsepower melesat meninggalkan kedepan sampai limiter bekerja di 15500 rpm. Nafas horsepower ZX-6R panjang di putaran atas tapi torsi kurang galak di rpm bawah-tengah.
Walaupun engine Ninja 650-ER6 2 silinder, kemampuan performanya untuk city riding lebih sesuai dibandingkan dengan motor-motor 600cc 4 silinder Supersport dan dengan riding position lebih tegak memberikan kenyamanan untuk perjalanan jauh turing ke luar kota. Suara dua silinder ER6 mungkin gak merdu bagi sebagian orang tapi performanya mantap dan bisa dibilang macho. Jadi tidak ada salahnya ataupun kelemahan motor dengan engine dua silinder. Jangan lupa superbike Ducati memiliki dua piston pula walaupun berbeda konfigurasi. Motor-motor Ducati terkenal dengan dorongan torsi kelas berat.
Urusan handling, motor ini termasuk ringan di kelas middleweight naked bike dan sport-tourer. Menjadikan si rider mampu cepat bermanuver di jalan raya ataupun di track. Fork dan rear shock lumayan meredam jalan yang bergelombang meskipun terasa agak soft. Dengan penggantian rear shock aftermarket akan lebih baik lagi kualitas suspensinya.
Engine 2 silinder inline parrarell ongkos pemeliharaan motor tidak semahal moge 4 silinder. Kapasitas oli sebanyak 2.4 liter. Tiap penggantian oli perlu 1.9 liter berikut filter.
Ninja 650/ER6 ikut balap Isle of Man TT,  Southern 100 dan North West 200 Irlandia di kelas Supertwin dan Lightweight Mini twin. Motor ER6 tersebut sudah di modifikasi bagian engine internal, fork, swing-arm, elektronic dll. Engine mampu menyemburkan power output di roda belakang mencapai 85-90hp atau lebih dan top speed menyentuh 240km/jam!

two-daves-racing-er6 27

Two Daves Racing ER6 85 hp ( twodavesracing.com )

Engine ER6/Ninja 650 masih standard pabrik power maksimum sekitar 62-63 hp (at the back wheel) atau 72 hp @ 8500 rpm (at the crankshaft). Mohon jangan dibandingkan dengan peak power motor supersport 600cc 4 silinder yang mencapai 120 hp lebih dan pada putaran 14000 rpm! (at the crankshaft). Peak power supersport 600cc 4 silinder tercapai 5500 rpm lebih tinggi dari rpm Ninja 650/ER6, jadi memang beda liga dan peruntukannya.
Misalkan power standard mau ditambah bisa ganti full system exhaust dengan merk aftermarket seperti Scorpion, Two Brothers Racing, Leo Vince dll. Juga Piggyback Dynojet Power Commander 5 untuk mencari fine tuning air fuel ratio (AFR) supaya hasil pembakaran bertambah efisien dan mendapatkan power delivery lebih linear. Tenaga bisa naik antara 6 – 7 hp.
Kalau performa ingin lebih serius lagi bisa ganti racing camshaft dengan angka durasi dan lift yang lebih tinggi seperti merk Webcam duration 263/252, valve lift .368/.330 (intake/exhaust). Per klep diganti dengan yang lebih keras, cylinder head di porting dan untuk meningkatkan air flow intake-exhaust. Juga tersedia high compression forged piston dengan rasio statik 13.5 : 1 merk CP atau JE dan forged connecting-rod tipe H-beam merk Carillo yang sudah cukup lama terkenal kualitasnya. Ini bisa menambah power sampai 8 – 10 hp lagi. Rasio kompressi statik piston naik jadi 13.5:1, supaya menghindari “ngelitik” atau detonasi baiknya bensin pakai RON 95.

kawa-er6-trackelectronics-co-uk

Track Electronics Kawasaki Ninja ER6F peak power 94 hp at the wheel

Kelemahan ER6 yang suka terjadi pada kopling yang selip karena per kopling standard agak soft. Problem itu akan hilang dengan mengganti per kopling dengan tipe lebih keras seperti merk Barnett. Kalau power dan torsi makin dinaikkan sebaiknya kanvas kopling juga diganti menggunakan bahan dari kevlar untuk racing merk Barnett.

Kawa ER6 Piston Spearsenterprise

ER6 High Compression Pistons (Spears Enterprise)

Sebenarnya potensi kemampuan Ninja 650-ER6 keren, mungkin orang yang beranggapan sebaliknya belum pernah mencoba atau test ride. Hanya mendengar dari orang yang sudah antipati atau melihat tulisan di internet bahwa ER6 itu moge yang tidak bermutu. 
Harga seken Ninja 650 / ER6 tahun 2013 sekarang ini sudah lumayan rendah. Jadi jangan ragu dengan performa Kawasaki ER6. Pasti akan merasa happy begitu merasakan “jambakan istimewa” torsi  dua silindernya. Demikian wassalam dan salam sejahtera.
Iklan

10 thoughts on “Motor Kawasaki Ninja 650 – ER6 bukan 4 silinder kurang moge?

    pembalap said:
    Juli 19, 2015 pukul 12:53 am

    moge 650cc yg hanya ber HP 2 x ninja 250? ga salah tuh bro? power to weight ratio besar sekali.kurang pantas disebut motor besar.

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Juli 19, 2015 pukul 12:49 pm

      Mesin 650cc 2 silinder power 71 hp @8000 rpm udh cukup besar pak.

      Benar HP maks nya 2 kali lebih sedikit dari power yg 250cc yaitu 31 hp @ 11000 rpm. tapi power maks 650cc tercapai di 3000 rpm yang lebih rendah.

      Terpenting torsi nya. karena besarnya torsi me representasi kuatnya tarikan atau akselerasi motor. Torsi ER6 64 Nm di 7000 rpm.

      kebetulan saya udh coba juga. sensasi torsinya cukup besar menurut saya. bisa di power wheelie di gigi 1. akselerasi 0 ke 100 km/jam ditempuh 3.84 detik kalau menurut majalah luar negeri.

      Suka

        gone said:
        Juli 20, 2015 pukul 3:09 pm

        Maaf mas…newbie dan blm punya moge. Klo HD 500, ducati moster 696, CB500x dll berarti bukan moge ya ? Trus kategori bisa disebut moge bagaimana sih?

        Suka

        ArenaSepedaMotor responded:
        Juli 20, 2015 pukul 4:54 pm

        klau disini sering disebut motor gede karena lebih besar kubikasi mesinnya dari motor-motor yang umum pak. disini yang umum adalah 125 sampai 250cc.

        Contoh pada kelas sportbike di amerika :
        cycle world menyebut motor KTM Duke 390 termasuk pada kategori small displacement motorcycle atau ber ukuran kecil. kemudian motor Kawasaki Ninja ZX6R, Suzuki GSX-750R dan Ducati panigale 899 pada categori medium atau middleweight sportbike. dan diatas middle weight adalah hypersport bikes seperti BMW S1000RR, Honda CBR1000RR, Kawasaki Ninja ZX-14 dll.

        jadi HD 500, Ducati 696 dan Honda CB500 termasuk di middleweight bikes yang kalau disini sudah dibilang moge. atau motor 400 cc pun sudah bisa dibilang moge juga.

        di inggris utk mendapatkan SIM motor dibagi berdasarkan umur juga cc dan horsepower motor.

        SIM A1 Light licence usia 17 th keatas, motor 125cc, 15hp.

        SIM A2 Medium, 19th keatas, motor 395cc 33 -46 hp.

        SIM A Large, 24 th keatas. motor 595cc 53.6 hp.

        untuk mengambil SIM A2 motor 33-46 hp, harus berusia 19 th keatas.

        mungkin gambarannya seperti itu pak

        Suka

    brigade jalan raya said:
    Juli 20, 2015 pukul 4:17 pm

    moge diliat dari kubukasinya dan torsinya. dulu pas era 2 tak, motor 250 cc setara 600 cc ke bawah tuh akselerasinya.

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Juli 20, 2015 pukul 5:04 pm

      bener pak…kalau motor 2 tak 250cc memang luarbiasa power dan torsi nya. sayang gak diproduksi lgi….

      Suka

    RPMspeed said:
    Desember 13, 2015 pukul 5:31 pm

    lhah nggak perlu punya silinder banyak

    —————
    Kenali Jenis dan Fungsi Alur Ban
    http://rpmsuper.com/2015/12/12/jenis-alur-pattern-ban-motor/

    Suka

      ArenaSepedaMotor responded:
      Desember 13, 2015 pukul 6:38 pm

      gak perlu banyak-banyak, 2 silinder udh lebih dari cukup

      Suka

    demenbener said:
    Juni 26, 2016 pukul 10:50 am

    Nice share bro…jadi tambah info nih…

    http://lapakmotorbekas.blogspot.co.id

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s